Peringatan Thomas Tuchel bagi Harry Maguire: Tempat di Timnas Tak Aman
Pelatih timnas Inggris, Thomas Tuchel, memberikan peringatan bahwa meskipun Harry Maguire baru-baru ini kembali dipanggil, posisi bek Manchester United tersebut di skuad Piala Dunia 2026 masih jauh dari aman. Tuchel menyebutkan ada hingga empat pesaing dari Liga Premier yang kini lebih diutamakan dalam urutan pemanggilan tim nasional.
Performa Terbaru Maguire
Maguire kembali dipanggil ke skuad Inggris untuk pertama kalinya setelah 18 bulan pada laga persahabatan Maret lalu. Ia menunjukkan kebangkitan form yang signifikan di bawah pelatih Michael Carrick di Old Trafford dan bermain penuh selama 90 menit dalam laga persahabatan melawan Uruguay, memberikan blok penting di akhir pertandingan yang berakhir imbang 1-1.
Pujian Tuchel dan Persaingan di Posisi Bek Tengah
Tuchel mengungkapkan kepuasannya terhadap penampilan Maguire di Stadion Wembley. “Saya mendapatkan apa yang saya perkirakan: permainan bek tengah yang solid,” kata Tuchel. “Itulah yang ia lakukan. Sangat baik dalam penguasaan bola, tenang, kuat di udara, dan menjadi senjata dalam set pieces.”
Namun, Tuchel juga mencatat bahwa ada empat bek tengah lain yang lebih cocok dengan sistem yang ia terapkan. “Saya melihat pemain lain yang lebih ingin saya mulai, dan saya melihat pemain lain di depan dengan profil berbeda,” terang Tuchel. “Saya melihat Ezri Konsa, Marc Guéhi, dan Trevoh Chalobah memiliki mobilitas yang sedikit lebih baik. Juga John Stones, yang mengalami cedera dan perlu kembali ke kamp.”
Perbandingan Maguire dengan Favorit Tuchel
John Stones
Stones memiliki keterampilan yang berbeda dengan Maguire. Bek Manchester City ini dikenal sebagai salah satu bek paling cerdas secara taktis dan berbakat secara teknik. Namun, Stones kerap mengalami cedera yang membuatnya absen cukup lama dari pertandingan.
Sejak awal musim, Stones baru melakukan satu start di Premier League, setelah sebelumnya absen dari 21 pertandingan. Dalam lima musim terakhir, ia telah melewatkan total 78 laga, sementara Maguire hanya 45.
Trevoh Chalobah
Chalobah, yang hanya memiliki satu cap timnas Inggris dibandingkan dengan Maguire yang sudah 65, dipandang lebih dekat dengan skuad karena mobilitasnya. Chalobah memiliki kecepatan yang lebih baik, dengan catatan kecepatan tertinggi dalam Liga Champions, dan dibentuk di bawah asuhan Tuchel di Chelsea.
Ezri Konsa
Konsa memperoleh kepercayaan penuh dari pelatih Aston Villa, Unai Emery, yang optimis terhadap potensi bek berusia 28 tahun itu. Konsa dikenal akan kemampuannya menghentikan ancaman sebelum berkembang, yang membuatnya tampil konsisten meski tidak terlalu mencolok dalam permainan defensif.
Marc Guéhi
Guéhi juga menunjukkan perkembangan pesat. Setelah tiga minggu beradaptasi di bawah asuhan Pep Guardiola, ia menunjukkan kemampuan cepat dalam menangkap instruksi dan diakui sebagai pemain yang dapat diandalkan. Menurut Tuchel, Guéhi memiliki potensi besar untuk bertahan di tim intinya.
Dampak Bagi Skuad Inggris
Dengan banyaknya bek muda yang bersinar, Harry Maguire harus berusaha ekstra keras untuk mempertahankan posisinya di timnas Inggris menjelang Piala Dunia 2026. Ketatnya persaingan ini menunjukkan bahwa performa di klub akan sangat mempengaruhi kesempatan pemain berpengalaman untuk unjuk gigi di panggung terbesar sepak bola dunia.
(PL/GN)
sumber : www.si.com
Leave a comment