Home Sepakbola Inggris Premier League Dominasi Liga Premier dipertanyakan setelah leg pertama babak 16 besar yang sulit.
Premier League

Dominasi Liga Premier dipertanyakan setelah leg pertama babak 16 besar yang sulit.

Share
Dominasi Liga Premier dipertanyakan setelah leg pertama babak 16 besar yang sulit.
Share

Pertandingan Pertama Babak 16 Besar Liga Champions: Realita Menyakitkan untuk Klub-klub EPL

Setelah mendominasi fase grup Liga Champions, klub-klub Liga Primer Inggris, termasuk Manchester City dan Chelsea, menghadapi kenyataan pahit di awal babak 16 besar.

Enam klub Liga Primer Inggris yang maju ke babak 16 besar dianggap sebagai bukti semakin dominannya liga ini dalam sepak bola Eropa. Namun, hasil leg pertama segera meredakan narasi tersebut.

Alih-alih memperkuat supremasi Inggris, pertandingan pembuka memberikan pengingat bahwa kesuksesan di level Eropa tidak pernah mudah. Manchester City dan Chelsea masing-masing menelan kekalahan telak, sementara Liverpool dan Tottenham Hotspur telah menelan hasil mengecewakan sebelumnya dalam minggu ini.

Pertandingan Liga Champions yang Menyakitkan untuk Klub EPL

Bahkan Arsenal, yang saat ini memimpin Liga Primer, hampir mengalami kekalahan. Tim asuhan Mikel Arteta terpaksa mendapatkan penalti di masa tambahan waktu dari Kai Havertz untuk menyelamatkan hasil imbang 1-1 melawan Bayer Leverkusen, padahal mereka sebelumnya melaju mulus dengan delapan kemenangan di fase grup.

Kesulitan Tottenham sangat mencolok saat mereka dipastikan kalah dari Atletico Madrid. Liverpool juga jatuh melawan Galatasaray, sementara Newcastle United hampir meraih kemenangan bersejarah di St James’ Park sebelum penalti yang terlambat memupus harapan mereka.

Dengan leg kedua yang masih harus dijalani, sejumlah tim Inggris kini menghadapi tantangan berat untuk menjaga harapan Liga Champions mereka. Manchester City, Chelsea, dan Tottenham harus membalikkan defisit tiga gol, yang tentu saja bukan tugas mudah pada tahap kompetisi ini. Arsenal, Newcastle, dan Liverpool tampak memiliki peluang terbaik untuk melanjutkan langkah mereka.

Baca juga:  Burnley vs Everton: Preview, Berita Tim, Statistik & Rekor Pertemuan!

Penting untuk dicatat bahwa lima dari enam klub Liga Primer bermain di leg pertama sebagai tim tamu, yang bisa memberikan keuntungan tersendiri pada pertandingan leg kedua. Namun, hasil awal menunjukkan bahwa klub-klub Inggris mungkin tidak memiliki jalan yang mudah seperti yang terlihat pada klasemen fase grup.

Format Liga Champions yang diperbarui menunjukkan dominasi klub-klub Liga Primer di fase grup, memunculkan prediksi mereka akan mendominasi di babak gugur juga. Namun, klub-klub yang lolos melalui playoff—seperti Bodo/Glimt, Atletico Madrid, Real Madrid, Paris Saint-Germain, dan Galatasaray—telah menunjukkan kemampuan mereka untuk bersaing dengan tim dari Inggris.

Mantan kiper Inggris, Paul Robinson, yang hadir di Santiago Bernabeu, berpendapat bahwa pembicaraan mengenai dominasi Inggris mungkin terlalu dini.

Dalam pernyataannya kepada BBC Radio 5 Live, Robinson mengatakan, “Kita bicarakan klub-klub Inggris dan dominasi di Eropa. Lihat bagaimana mereka dengan mudah lolos, di liga Europa dan Conference League juga. Namun di Liga Champions, tidak ada satu pun tim Inggris yang berhasil menang.”

Data analis juga menyesuaikan proyeksi mereka setelah hasil leg pertama. Menurut Opta, peluang semua enam klub Liga Primer untuk mencapai perempat final telah menurun dibandingkan periode sebelum pertandingan babak 16 besar dimulai.

Tim Liga Primer % Peluang Sebelum Leg Pertama % Peluang Setelah Leg Pertama
Arsenal 85.80% 77.90%
Liverpool 82.30% 53.80%
Manchester City 64.30% 9.40%
Chelsea 53.30% 7.30%
Newcastle 44.70% 32.20%
Tottenham 46.30% 3.30%

Saat ini, ide mengenai dominasi klub-klub Liga Primer di Eropa tetap dipertanyakan, dengan leg kedua yang akan menentukan apakah tim-tim Inggris dapat mengembalikan posisi mereka di kompetisi ini.

(PL/GN)
sumber : www.firstpost.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

1.FC Köln menaikkan nilai Said El Mala jadi €50 juta, Premier League tertarik!

1.FC Köln menetapkan nilai Said El Mala sebesar €50 juta, menarik perhatian...

ECB dituding biarkan pemain non-disabilitas menggantikan kriket disabilitas.

ECB dituduh membiarkan pemain non-disabilitas mengambil alih kriket disabilitas, memicu kontroversi mengenai...

PBKS vs GT: Sorotan dan Stat Penting Pertandingan IPL 2026

Dalam pertandingan IPL 2026 antara PBKS dan GT, sorotan utama terletak pada...

Saya rela berkorban demi Fernandes membawa gelar Premier League ke United!

Demi Fernandes dan impian membawa gelar Premier League ke United, saya siap...