Perjalanan Karier Elias Kachunga: Ketahanan Mental dan Kebanggaan Internasional
Kisah karier Elias Kachunga adalah perpaduan menarik antara ketekunan dan hasrat. Dari debutnya di Premier League bersama Huddersfield hingga mencetak gol pertamanya, Kachunga telah melewati dunia sepak bola Inggris yang penuh intensitas, berbeda dengan Bundesliga Jerman yang lebih taktis.
Pengalaman di Premier League
Dalam wawancaranya yang eksklusif dengan Flashscore, Kachunga berbagi tentang ketahanan mental yang diperlukan untuk bersaing di level tertinggi, tantangan terbesar saat beralih dari Championship, serta kebanggaan mewakili DR Congo di pentas internasional.
Kenyataan Berbeda di Inggris dan Jerman
“Kicking off di Premier League adalah momen yang berkesan, terlebih ketika kami meraih kemenangan perdana dan saya mencetak gol melawan Watford,” ujar Kachunga saat mengingat momen berharga tersebut.
“Di Inggris, permainan lebih cepat dan fisik, setiap tim memiliki pemain-pemain spesial, menjadikan liga ini sangat kompetitif. Di Jerman, fokus lebih kepada taktik dan strategi, baik di dalam maupun di luar lapangan. Liga Inggris terkenal global, sehingga mendapatkan perhatian media yang lebih luas,” tambahnya.
Ki Hadapi Tekanan dan Tantangan
Kachunga juga menekankan pentingnya kualitas untuk seorang penyerang agar bisa bersinar di level tertinggi. “Tetap fokus untuk mencetak gol adalah hal utama. Mental yang kuat sangat dibutuhkan di Premier League untuk menunjang performa secara konsisten,” katanya.
Langkah Besar dari Championship ke Premier League
Menurut Kachunga, peralihan dari Championship ke Premier League adalah lompatan terbesar dalam karier. “Setiap pertandingan di Premier League sangat sulit, terutama bagi klub-klub kecil seperti Huddersfield. Setiap poin sangat krusial,” jelasnya.
Menjaga Motivasi di Masa Sulit
“Saya beruntung memiliki dukungan keluarga dan teman, yang sangat vital dalam melewati masa-masa sulit,” ungkap Kachunga ketika membahas motivasi di tengah cedera atau kekalahan tim.
Pengaruh Pelatih Terhadap Perkembangannya
Bersama pelatih ternama seperti David Wagner dan Ralph Hasenhüttl, Kachunga mendapatkan banyak pelajaran. “Setiap pelatih memiliki gaya yang berbeda, dan David Wagner membantu kami meraih promosi ke Premier League,” tuturnya.
Pemain Terbaik yang Pernah Diajak Bermain
Kachunga mengenang banyak pemain berbakat yang pernah diajak bermain, termasuk Mohamadou Idrissou dan Igor De Camargo di Borussia Mönchengladbach. Sementara itu, Virgil van Dijk dan Andy Robertson menjadi tantangan berat saat menjadi lawan.
Musim Ini dan Harapan untuk DR Congo
“Kami memiliki musim yang baik dengan catatan tak terkalahkan, dan berada di luar zona playoff di League Two saat ini. Jika kami terus bermain seperti ini, peluang untuk promosi otomatis sangat mungkin,” ujarnya optimis.
Mewakili DR Congo di tahun 2017 adalah momen berharga baginya. “Ada kebanggaan tersendiri ketika mengenakan kostum tim nasional dan merasakan dukungan penggemar di Kinshasa,” kenangnya.
Rencana Karier Masa Depan
Kachunga kini tengah mengerjakan lisensi kepelatihan, sambil mempertimbangkan karier di media. “Saya ingin tetap terlibat di dunia sepak bola dan melihat ke mana perjalanan ini membawa saya,” tambahnya.
Kegiatan di Luar Sepak Bola
Saat tidak di lapangan, Kachunga mengikuti berbagai olahraga seperti tenis dan basket serta memulai investasi properti. “Saya ingin mengembangkan portofolio properti dan mempelajari lebih banyak tentang pengembangan di bidang ini,” tutupnya.
Dari wawancara ini, terlihat jelas bahwa perjalanan Elias Kachunga di sepak bola memberikan banyak pelajaran tentang keteguhan dan dedikasi. Dengan harapan untuk terus melangkah maju, Kachunga siap menjalani babak baru, baik sebagai pemain maupun pelatih di masa depan.
(PL/GN)
sumber : www.tribalfootball.com
Leave a comment