Home Sepakbola Inggris Premier League Kenapa Newcastle Harus Percaya pada Howe yang Sedang Tertekan?
Premier League

Kenapa Newcastle Harus Percaya pada Howe yang Sedang Tertekan?

Share
Kenapa Newcastle Harus Percaya pada Howe yang Sedang Tertekan?
Share

Reaksi Fans Newcastle Usai Kekalahan dari Sunderland

Suara boo yang terdengar di St James’ Park pada Minggu lalu menggambarkan dengan jelas ketidakpuasan para pendukung Newcastle. Kekalahan dari Sunderland setelah dihantam dengan skor 7-2 di Barcelona telah membuat banyak fans merasa kecewa.

Suasana Setelah Pertandingan

Setelah pertandingan, media sosial dipenuhi dengan komentar yang meminta agar manajer Eddie Howe dan asisten pelatih Jason Tindall segera angkat kaki dari klub. Hal ini cukup mengejutkan, mengingat setahun lalu mereka berhasil membawa Newcastle meraih trofi setelah 70 tahun dan mengantarkan tim kembali ke kancah Champions League.

Posisi di Liga dan Tantangan yang Dihadapi

Saat ini, dengan tujuh pertandingan tersisa di Premier League, Newcastle hanya bisa berharap untuk meraih kualifikasi Eropa. Dengan 42 poin, mereka berada tujuh poin di belakang Liverpool yang menduduki posisi Europa League, dan tertinggal 12 poin dari Aston Villa di tempat keempat.

Meskipun ada kemungkinan untuk bangkit kembali, mendapatkan posisi tersebut bukanlah hal yang mudah, terutama dengan kondisi beberapa pemain kunci seperti Sandro Tonali dan Bruno Guimaraes yang mengalami cedera.

Hambatan Finansial

Dulu, saat Newcastle berada di bawah kepemilikan PIF, ada keyakinan bahwa klub ini akan selalu bersaing di jalur juara, termasuk meraih gelar Premier League pertama mereka. Dengan sumber daya yang melimpah, klub diharapkan bisa mendatangkan talenta terbaik dunia dan sukses cepat di bawah arahan Howe.

Namun, dengan adanya perubahan peraturan Profit and Sustainability dari Premier League, harapan tersebut seolah sirna. Meskipun memiliki pemilik terkaya, Newcastle kesulitan untuk bersaing dalam pengeluaran dan hal ini menghambat kemajuan mereka.

Kendala dalam Transfer

Performa klub yang tidak optimal juga dipengaruhi oleh keputusan penjualan Alexander Isak dan kesalahan dalam rekrutmen pemain yang menggunakan hasil dari penjualan striker Swedia tersebut. Dengan banyaknya pemain yang diperkirakan akan keluar musim panas ini untuk mematuhi aturan financial fair play, kondisi di Newcastle tampak tidak akan berubah dalam waktu dekat.

Baca juga:  Tiga Pemenang dan Tiga Pecundang di GW11 Premier League!

Perbandingan dengan Manajer Sebelumnya

Ada pertanyaan yang muncul, apakah Howe telah membawa skuad ini sejauh yang ia mampu? Di bawah kepemimpinan Steve Bruce, tim hanya mengumpulkan 28 kemenangan dari 97 laga, kebobolan 152 gol, dengan persentase kemenangan hanya 28,9%. Berbeda dengan Howe yang berhasil mendapatkan persentase kemenangan 46,4% dalam 28 pertandingan pertamanya.

Peningkatan yang Konsisten

Selama musim 2021/22, tidak ada hasil imbang tanpa gol di bawah arahan Howe. Perubahan yang terlihat dalam gaya permainan dan pendekatan Howe menghasilkan peningkatan yang signifikan. Di musim 2022/23, Newcastle mencetak 77 gol, mengalami 24 kemenangan, 15 seri, dan hanya tujuh kekalahan. Ini menunjukkan momentum yang mulai terbangun.

Duet Sukses Howe dan Ashworth

Di dalam konferensi pers, Howe mampu menyampaikan informasi dengan baik dan selalu siap menjawab pertanyaan sulit, menjadikannya sosok favorit bagi banyak penggemar. Bersama dengan mantan direktur olahraga, Dan Ashworth, mereka berhasil menarik banyak pemain yang sesuai dengan etos baru klub.

Di musim 2023/24, Newcastle mencatat persentase kemenangan 58,3% dan memasukkan 88 gol ke dalam statistik tim—ini menjadi yang tertinggi di bawah kepemimpinannya di Tyneside.

Persaingan Eropa yang Vital

Musim lalu, Newcastle berhasil mencetak lebih dari 100 gol (102) dalam 51 pertandingan, yang membantu mereka kembali ke Champions League. Meskipun persentase kemenangan secara keseluruhan turun menjadi 45,1%, tantangan untuk kembali ke puncak kompetisi Eropa jelas terasa.

Menghadapi Realitas Musim Ini

Saat ini, Newcastle telah melakoni 51 pertandingan—sejumlah yang sama saat Howe menjabat, dan diperkirakan akan mencapai 58 akhir musim ini. Dengan 22 kemenangan dan 89 gol yang dicetak, angka ini merupakan yang kedua terbanyak selama dia menjadi pelatih, dan jika mencetak 14 gol tambahan, mereka akan memecahkan rekor tersebut.

Baca juga:  Haaland pecahkan rekor, jadi pemain tercepat cetak 100 gol Premier League!

Dalam menilai kinerja dan kondisi saat ini, meski dukungan supporter tidak sekuat sebelumnya, sejumlah faktor seperti cedera pemain kunci dan terbatasnya belanja pemain akibat masalah finansial seharusnya diperhitungkan. Tidak mendapatkan tiket ke Eropa tentunya akan menjadi kekecewaan, namun Howe tetap melakukan pekerjaan yang luar biasa di tengah tekanan yang ada. Pendukung Newcastle harus berhati-hati dalam melangkah, melihat contoh klub lain yang bergegas mengganti pelatih tanpa pertimbangan yang matang.

(PL/GN)
sumber : www.flashscore.co.uk

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Arsenal: Pemain yang Mundur dari Tugas Internasional dan Masalahnya!

Arsenal menghadapi dilema saat beberapa pemainnya mundur dari tugas internasional. Keputusan ini...

Chelsea Umumkan Hasil Keuangan Mengejutkan Usai Hukuman UEFA!

Chelsea baru saja mengumumkan hasil keuangan yang mengejutkan setelah hukuman UEFA, menunjukkan...

Rekor Premier League yang Bisa Dikejar Wolves dengan 21 Poin Tersisa!

Wolves memiliki peluang mengejar rekor Premier League dengan 21 poin tersisa di...

Defoe dukung De Zerbi bawa Tottenham bertahan di Premier League!

Defoe memberikan dukungan penuh kepada De Zerbi, pelatih Tottenham, untuk menjaga timnya...