Leeds United Terima Denda Lebih dari £500.000 karena Keterlambatan
Leeds United telah dikenai denda lebih dari £500.000 musim ini akibat keterlambatan dalam kick-off dan restart pertandingan. Premier League mengonfirmasi bahwa mereka telah menyetujui kesepakatan sanksi setelah sembilan kali melanggar Aturan L.33 yang mengatur tentang kick-off dan restart paruh waktu.
Keterlambatan yang Diterima
Leeds mengakui tanggung jawab atas keterlambatan yang terjadi, dengan durasi antara satu menit 17 detik hingga dua menit 50 detik. Pertandingan yang terlibat meliputi laga kandang melawan Everton, Newcastle United, dan Fulham, serta kunjungan ke Fulham, Burnley, Brighton & Hove Albion, Nottingham Forest, Manchester City, dan Brentford.
Rincian Keterlambatan
Pada pertandingan kandang melawan Everton, serta saat bertandang ke Brighton dan Nottingham Forest, Leeds menunda baik kick-off awal maupun restart babak kedua. Denda yang dikenakan berjenjang, mulai dari £10.000 untuk pelanggaran pertama hingga £100.000 untuk pelanggaran yang kedelapan.
Jumlah Denda yang Dikenakan
Jumlah denda telah mencapai £530.000 setelah pertandingan kandang melawan Fulham, yang ditunda selama kurang dari 90 detik. Leeds telah menerima dan meminta maaf atas pelanggaran tersebut, serta menjadikan perbaikan dalam mematuhi Aturan L.33 sebagai salah satu tujuan utama. Tim staf dan pemain pun tengah berupaya untuk meningkatkan kepatuhan.
Konsekuensi Keterlambatan Berikutnya
Keterlambatan lebih lanjut antara satu menit hingga satu menit 30 detik akan dikenakan denda £100.000, sedangkan lebih dari 90 detik hingga dua menit akan dikenakan denda £130.000, dan lebih dari dua menit akan dikenakan denda £170.000. Selain itu, setiap pelanggaran berturut-turut akan dikenakan denda tambahan sebesar £20.000, yang dibatasi hingga £200.000 untuk keterlambatan hingga dua menit 30 detik dan £250.000 untuk keterlambatan yang lebih dari itu.
Leeds United saat ini sedang dihubungi untuk memberikan komentar mengenai hal ini. Penegakan disiplin semacam ini diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi klub dan mencegah terulangnya pelanggaran di masa mendatang.
(PL/GN)
sumber : onefootball.com
Leave a comment