Kelanjutan Harga Tiket Musim Leicester City di Liga Satu
Leicester City memutuskan untuk tetap membekukan harga tiket musim ini mengikuti tingkat harga di Premier League, sebuah langkah yang berpotensi membuat para pendukung membayar harga Premier League meski harus menyaksikan sepak bola Liga Satu jika mereka terdegradasi.
Kebijakan Harga yang Konsisten
Keputusan ini merupakan kali kesepuluh dalam dua belas musim terakhir bahwa harga tiket tidak mengalami perubahan, dan biaya yang ditetapkan akan tetap sama terlepas dari divisi yang diikuti. Proses perpanjangan tiket akan dimulai pada hari Selasa, 31 Maret, dan status klub akan ditentukan setelah tujuh pertandingan terakhir musim ini.
Harga Tiket
Tiket termurah yang ditawarkan adalah £404, yang bukan merupakan tiket termahal di Liga Satu. Dari 24 klub saat ini, menggunakan harga untuk musim depan atau musim ini, tiket Leicester menempati peringkat keenam tertinggi. Sementara itu, tiket terendah Stockport County musim ini adalah £463, menjadikannya yang termahal di divisi tersebut, diikuti oleh Luton, Plymouth, Rotherham, dan Wimbledon yang juga menggungguli harga Leicester.
Perbandingan dengan Liga Satu
Leicester masih berada di atas rata-rata Liga Satu yang tercatat sebesar £355, dengan Doncaster menawarkan opsi tiket dewasa paling murah di harga £244.
Dampak Relegasi terhadap Permintaan
Risiko terdegradasi dua kali berturut-turut dapat memengaruhi minat penggemar meskipun harga tetap terjangkau. Proses perpanjangan untuk musim ini hanya mencapai hampir 90 persen, yang merupakan angka terendah dalam empat tahun terakhir yang dipublikasikan klub.
Kehadiran Penonton yang Menurun
Kehadiran penonton juga mengalami penurunan, dengan beberapa pertandingan terbaru mencatatkan jumlah penonton di bawah 30.000 setelah lebih dari satu dekade secara konsisten di atas angka tersebut. Data tersebut merefleksikan tiket yang terjual dan bukan jumlah pengunjung yang sebenarnya, di mana banyak pemegang tiket musim ini memilih untuk tidak hadir.
Rata-rata Kehadiran Musim Sebelumnya
Pada musim terakhir mereka di Liga Satu, Leicester mencatatkan rata-rata kehadiran sebesar 20.253, hanya menurun sekitar 3.000 dari tahun sebelumnya di Championship.
Keputusan Leicester untuk membekukan harga tiket ini akan menjadi tantangan tersendiri bagi klub, terutama dalam menjaga minat dan dukungan dari para penggemar di tengah ancaman terdegradasi. Seiring berjalannya musim, bagaimana klub bisa mempertahankan loyalitas fansnya akan sangat menentukan di masa mendatang.
(PL/GN)
sumber : onefootball.com
Leave a comment