Kinerja Positif Wolverhampton di Tengah Musim yang Sulit
Wolverhampton Wanderers telah berhasil membalikkan keadaan di tengah musim yang sebelumnya membayangi mereka dengan rekor buruk di Premier League. Dengan tujuh pertandingan tersisa dan 21 poin yang masih tersedia, mereka berpotensi menghindari rekor poin terendah dalam sejarah liga. Beberapa target poin yang rendah kini telah berada dalam jangkauan mereka.
Perubahan Pelatih dan Awal yang Sulit
Awal musim yang buruk di bawah pelatih Vitor Pereira membuatnya dipecat. Mantan pemain mereka, Rob Edwards, kemudian ditunjuk sebagai pelatih. Namun, awal kepemimpinannya tidak langsung memberikan hasil positif, dan tim masih terjebak di posisi bawah klasemen.
Peningkatan Selama Musim Libur
Peningkatan performa terjadi saat periode liburan, yang membuat Wolves berhasil melampaui catatan 11 poin yang dipegang Derby County pada musim 2007/08, lalu melewati poin 12 dari Southampton musim lalu, serta 15 poin dari Sunderland pada 2005/06.
Status Terkini dan Target yang Dapat Dicapai
Saat ini, Wolves telah mengumpulkan lebih dari 16 poin yang diraih oleh Sheffield United di musim 2023/24 dan Huddersfield Town di 2018/19. Mereka kini setara dengan raihan 17 poin Aston Villa di 2017/18, yang membawa mereka terdegradasi pada saat itu.
Catatan Poin Terendah yang Masih Mungkin Dikejar
Beberapa target poin yang ada dalam jangkauan Wolves meliputi 19 poin dari Sunderland di musim 2002/03, 21 poin dari Norwich pada 2019/20, 22 poin dari Norwich di 2021/22, 23 poin dari Sheffield United pada 2020/21, serta 24 poin yang diraih oleh Watford pada 1999/00 dan Sunderland pada 2016/17.
Poin Terburuk dalam Sejarah Wolves
Catatan poin terendah Wolves adalah 25 pada 2011/12, yang setara dengan catatan yang dimiliki QPR di 2012/13 dan Southampton di 2022/23. Pelatih Mick McCarthy dipecat setelah kekalahan 5-1 dari West Brom, dan Terry Connor tidak mampu membalikkan keadaan. Target selanjutnya adalah 26 poin yang dipegang Bradford di 2000/01, serta 28 poin dari Leicester di 2001/02 dan Watford di 2006/07, dan 30 poin dari Cardiff di 2013/14 dan QPR di 2014/15.
Dampak Terhadap Tim dan Kompetisi
Performa terbaru Wolves menunjukkan adanya respons positif terhadap perubahan yang diterapkan oleh pelatih baru. Kualitas dan penampilan tim di sisa musim ini akan sangat menentukan nasib mereka di Premier League. Dengan beberapa pertandingan tersisa, Wolves bertekad untuk menambah raihan poin demi menghindari rekor terburuk yang pernah mereka alami.
(PL/GN)
sumber : onefootball.com
Leave a comment