Southampton Melaju ke Semifinal FA Cup Setelah Kalahkan Arsenal
Shea Charles mencetak gol lima menit sebelum laga berakhir untuk mengantarkan Southampton, tim dari Championship, lolos ke semifinal FA Cup dengan kemenangan 2-1 atas Arsenal di St Mary’s. Kemenangan ini mengakhiri ambisi Arsenal untuk meraih gelar treble musim ini.
Gol Stewart Membawa Southampton Unggul
Southampton memulai pertandingan dengan penuh semangat. Sejak peluit dibunyikan, mereka menekan Arsenal dan tidak memberikan ruang bagi tim tamu. Di menit ke-35, James Bree mengirim umpan silang yang buruk diantisipasi oleh Ben White, dan Ross Stewart memanfaatkan kesempatan itu untuk melepaskan tembakan rendah ke gawang Kepa Arrizabalaga. Suasana di St Mary’s menjadi meriah. Tim tuan rumah, yang mengenakan seragam kuning sebagai penghormatan untuk ulang tahun ke-50 kesuksesan mereka di FA Cup melawan Manchester United, menunjukkan performa yang meyakinkan.
Arsenal kesulitan menemukan ritme permainan selama sebagian besar babak pertama. Meskipun menguasai bola, mereka jarang menciptakan peluang yang berarti. Pertahanan Southampton yang terorganisir dengan baik menyulitkan mereka untuk menyerang melalui tengah.
Gyokeres Menyamakan Kedudukan Sebelum Charles Menentukan Kemenangan
Setelah jeda, Arsenal tampil lebih baik dan berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-68 lewat gol Viktor Gyokeres. Gol ini terasa wajar mengingat tekanan yang terus mereka bangun, dan sepertinya Arsenal akan membalikkan keadaan.
Tetapi Southampton punya rencana lain. Pelatih Tonda Eckert memasukkan Charles 15 menit sebelum pertandingan berakhir, dan sang pemain langsung memberikan kontribusi yang signifikan. Ketika waktu tersisa lima menit, Charles menguasai bola di pinggir kotak penalti, menenangkan diri, dan melepaskan tembakan rendah ke sudut gawang. Kiper Raya tidak bisa menjangkau bola tepat waktu. Suara suporter di St Mary’s semakin menggelegar.
Arteta Mengambil Tanggung Jawab namun Mendukung Pemainnya
Arsenal berusaha keras mencari gol kedua untuk menyamakan kedudukan, namun pertahanan Southampton tetap kokoh. Peluit akhir menandakan sebuah kejutan besar, di mana tim dari divisi dua berhasil menyingkirkan pemimpin klasemen Premier League di hadapan 31,067 penonton, sekaligus memastikan tempat mereka di Wembley untuk pertama kalinya sejak semifinal melawan Leicester pada 2021.
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, tampak kecewa selepas pertandingan tetapi tidak menyalahkan pemainnya. “Saya sangat mencintai para pemain saya, atas apa yang mereka capai selama sembilan bulan ini. Saya tidak akan mengkritik mereka karena kalah di sini. Jika ada yang harus bertanggung jawab, itu adalah saya,” ujarnya, sambil menyiapkan langkah berikutnya. “Sekarang kita harus menunjukkan siapa kita sebenarnya.”
Bagi Southampton, hasil ini mengingatkan mereka pada momen terbaik di FA Cup. Lima puluh tahun setelah gol Bobby Stokes di final melawan Manchester United, tim ini kembali memberikan kebahagiaan kepada para penggemar.
(PL/GN)
sumber : www.sportsadda.asia
Leave a comment