Tottenham Terperosok di Zona Degradasi Setelah Kekalahan di Laga Perdana Pelatih Baru
Tottenham tetap terjebak di zona degradasi setelah kalah di laga perdana manajer baru mereka. Simak statistik menarik dari pertandingan Sunderland vs Tottenham.
Upaya Terakhir Tottenham
Dalam upaya untuk menghindari degradasi, Tottenham Hotspur memutuskan untuk mengangkat Roberto De Zerbi sebagai manajer baru mereka dua minggu lalu. Sayangnya, langkah ini belum membuahkan hasil positif. Spurs mengalami kekalahan ketujuh dari delapan pertandingan terakhir di Premier League, dan tetap terjebak di zona degradasi.
Semenjak 105 hari lalu, Spurs belum merasakan kemenangan di liga, dan setelah kekalahan ini, total mereka sudah menelan 16 kekalahan dari 32 pertandingan yang telah dijalani musim ini. Hal ini membuat mereka semakin mendekati kemungkinan degradasi ke divisi kedua untuk pertama kalinya sejak pertengahan tahun 1970-an.
Jalannya Pertandingan
Meskipun Sunderland mencetak gol berkat defleksi yang cukup beruntung, mereka tetap layak meraih tiga poin karena peluang yang lebih baik dan mengendalikan permainan. Tottenham, yang sangat membutuhkan kemenangan, hanya mencatatkan 0.91 xG dalam 90 menit pertandingan.
Di babak pertama, Sunderland memiliki beberapa peluang. Granit Xhaka melewatkan tembakan dari batas kotak penalti, sementara Nordi Mukiele gagal memanfaatkan kesempatan saat menghadap gawang tanpa markah. Brian Brobbey memiliki peluang terbaik di paruh pertama, tetapi kiper pengganti Spurs, Antonín Kinsky, berhasil menghalau tembakan.
Moment paling menarik bagi Spurs terjadi di tengah babak pertama ketika mereka mendapatkan penalti karena pelanggaran terhadap Randal Kolo Muani, tetapi keputusan tersebut dibatalkan setelah tinjauan VAR yang panjang. Spurs kini menjadi salah satu dari dua tim, bersama Aston Villa, yang belum memperoleh penalti di Premier League musim ini.
Babak pertama diwarnai dengan ketegangan yang tinggi, dilihat dari banyaknya kartu kuning yang dikeluarkan wasit. Hanya ada tiga pertandingan Premier League musim ini yang memiliki lebih banyak kartu kuning di babak pertama dibandingkan laga ini, dengan total empat kartu; tiga di antaranya diberikan kepada pemain belakang Tottenham.
Gol Keberuntungan Sunderland
Kedudukan akhirnya terpecahkan setelah 12 operan yang memukau dari Sunderland, diakhiri dengan tembakan Mukiele yang mengenai Micky van de Ven sebelum meluncur ke gawang, mengecoh Kinsky yang tak siap.
Ini merupakan pertandingan ke-23 bagi Spurs di mana mereka tertinggal musim ini, dan mereka gagal meraih kemenangan di semua pertandingan tersebut (D7 L16). Momen yang sangat krusial, terutama setelah West Ham mengalahkan Wolves dan Nottingham Forest meraih satu poin melawan Aston Villa.
Setelah tertinggal, Spurs kesulitan untuk menciptakan peluang, dan setelah kebobolan, mereka jarang sekali mendekati gawang Roefs.
Sunderland berhasil mengamankan kemenangan yang membawa mereka ke posisi paruh atas klasemen dan mendekat ke peringkat kualifikasi Eropa, kini hanya satu poin di belakang Brentford yang menempati posisi ketujuh.
Status Degradasi Tottenham
Kekalahan ini membuat superkomputer Opta mengestimasi peluang degradasi Spurs menjadi 44.9%. Situasi ini semakin nyata, dan penampilan mereka yang minim kreativitas musim ini tidak meyakinkan banyak pihak akan kemampuan mereka untuk bangkit. De Zerbi menghadapi tantangan besar dengan waktu yang semakin menipis.
“Hanya Derby pada tahun 2008, Sunderland pada tahun 2003, dan Swindon Town pada tahun 1993 yang memiliki rentetan tanpa kemenangan lebih panjang dibandingkan Tottenham di tahun 2026.” — OptaJoe
Statistik Pertandingan
- Tottenham kini mencatatkan 14 pertandingan tanpa kemenangan di Premier League (D5 L9), ini menjadi rekor kedua terlama tanpa kemenangan dalam sejarah klub, di bawah rentetan 16 pertandingan antara Desember 1934 hingga April 1935.
- Sunderland mencatatkan clean sheet keenam di Stadion Light pada Premier League musim ini, hanya Arsenal (8) dan Manchester City (7) yang lebih baik dalam hal jumlah clean sheet di kandang.
- Archie Gray, yang berusia 20 tahun dan 31 hari, menjadi pemain Tottenham Hotspur kedua termuda yang mencapai 50 penampilan di Premier League setelah Aaron Lennon.
Ingin mendapatkan berita terbaru seputar sepak bola? Bergabunglah dengan newsletter kami untuk konten eksklusif setiap minggu. Jangan lupa juga ikuti akun sosial kami di X, Instagram, TikTok, dan Facebook.
(PL/GN)
sumber : theanalyst.com
Leave a comment