Persaingan Rohl dan Armstrong di Midfield Everton
Credit: Imago
Situasi Pemain
Merlin Rohl dan Harrison Armstrong bersaing untuk mendapatkan waktu bermain di lini tengah Everton, dengan Armstrong menunjukkan statistik yang lebih baik musim ini.
Rohl, yang berusia 23 tahun, didatangkan Everton dengan status pinjaman dari Freiburg musim lalu, namun hanya tampil dalam 13 pertandingan di semua kompetisi selama musim debutnya di Hill Dickinson Stadium.
Ia dirumorkan akan menjadi permanen setelah Everton memastikan status mereka terhindar dari degradasi.
Sementara itu, Armstrong, yang baru berusia 19 tahun, menjalani masa pinjaman di Preston North End pada paruh pertama musim, sebelum dipanggil kembali ke Merseyside pada Januari setelah tampil menjanjikan.
Dengan tujuh pertandingan Premier League tersisa, keduanya berupaya meningkatkan posisi mereka dalam urutan midfield di bawah pelatih David Moyes menjelang jendela transfer musim panas.
PUSAT PERTANDINGAN EVERTON
Line-ups, prediksi XI, peringkat pemain langsung, analisis taktik, dan analisis pertandingan dari Hill Dickinson Stadium.
Dapatkan update 24/7 dari sumber Everton yang definitif
Perbandingan Statistik Rohl dan Armstrong
Everton dikabarkan akan membayar £18 juta untuk Rohl jika status Premier League mereka terjamin untuk tahun depan, namun penampilannya di musim debut mengisyaratkan potensi transfer yang kurang tepat.
Meski demikian, dengan pengalaman di Bundesliga dan 13 caps untuk tim U-21 Jerman, mungkin penggemar tidak seharusnya terburu-buru untuk menilai kemampuannya.
| Profil Merlin Rohl | Detail |
| Tanggal Lahir | 5 Juli 2002 (23 tahun) |
| Tempat Lahir | Potsdam, Jerman |
| Tinggi | 1.91m / 6’3″ |
| Memulai karier di | SV Babelsberg 03 |
| Menjadi profesional pada | Januari 2020 dengan FC Ingolstadt |
Armstrong, yang telah bersama Everton sejak usia lima tahun, juga dianggap sebagai talenta menjanjikan di dalam klub.
Setelah kembali dari masa pinjamannya di Preston, ia sempat mendapatkan kesempatan di lini pertama, namun belakangan ini lebih banyak berada dalam peran cadangan.
Kedua pemain ini mungkin akan pindah dari Merseyside musim panas ini, baik secara permanen maupun pinjaman. Namun, statistik menunjukkan Armstrong lebih unggul dalam beberapa aspek di Premier League musim ini.
Menurut Sofascore, Armstrong memiliki tingkat keberhasilan long ball yang jauh lebih baik, yaitu 62,5% dibandingkan Rohl yang hanya 25%. Selain itu, tingkat keberhasilan operannya juga lebih tinggi, dengan Armstrong 79% dan Rohl 74%.
Statistik lainnya menunjukkan bahwa Armstrong memiliki tingkat kemenangan duel tanah sebesar 56% dibandingkan Rohl yang hanya 43,6%, serta lebih sedikit melakukan pelanggaran per pertandingan (0,5 berbanding 0,8). Armstrong juga mencatatkan lebih banyak intersep, clearances, serta shots on target per pertandingan.
Namun, Rohl unggul dalam keberhasilan dribble dengan 30% sementara Armstrong hanya 14,3%, serta sedikit lebih baik dalam duel udara.
Peluang untuk Peran Lebih Besar
Meskipun Armstrong menunjukkan angka yang lebih baik dari Rohl, keduanya belum mengamankan posisi tetap di tim utama untuk musim depan.
Kedua pemain ini dapat memiliki kesempatan lebih besar jika James Garner dan Kiernan Dewsbury-Hall pindah ke klub lain musim panas ini, ditambah dengan kemungkinan Idrissa Gueye yang tidak lagi melanjutkan kariernya bersama Toffees.
Perubahan signifikan di lini tengah Everton bisa memberi kedua pemain ini peluang lebih besar untuk bersinar di pramusim mendatang.
Pihak manajemen Everton mungkin ingin menunggu keputusan terkait Garner, Gueye, dan Dewsbury-Hall sebelum membuat keputusan akhir mengenai Armstrong dan Rohl, yang menjadikan akhir musim ini sangat penting bagi kedua pemain muda tersebut.
(PL/GN)
sumber : www.goodisonnews.com
Leave a comment