Tottenham Hotspur Pecat Manajer Interim Igor Tudor
Tottenham Hotspur resmi memecat manajer interim Igor Tudor dengan serta merta, menyusul ancaman degradasi yang dihadapi klub di Premier League. Tudor hanya menjabat selama beberapa minggu, di mana performa tim terus menurun dan mereka juga tersingkir dari UEFA Champions League.
Kondisi Tim yang Memprihatinkan
Pria berusia 47 tahun ini dihadirkan untuk menggantikan Thomas Frank, tetapi di bawah kepemimpinannya, Spurs mengalami lima kekalahan, satu hasil imbang, dan hanya meraih satu kemenangan, yang terjadi di leg kedua fase 16 besar UCL melawan Atletico Madrid.
Kekalahan 0-3 di kandang sendiri melawan Nottingham Forest menjadi titik akhir bagi Tudor, yang juga menghadapi kehilangan mendalam setelah ayahnya meninggal dunia tepat setelah pertandingan. Selain Tudor, pelatih kiper Tomislav Rogic dan pelatih fisik Riccardo Ragnacci juga ikut meninggalkan jabatannya. Spurs menyatakan bahwa pembaruan mengenai pelatih kepala yang baru akan diinformasikan kemudian.
“Kami mengonfirmasi bahwa telah disepakati bersama untuk Igor Tudor meninggalkan klub dengan segera. Tomislav Rogic dan Riccardo Ragnacci juga telah keluar dari posisi mereka sebagai pelatih kiper dan pelatih fisik.”
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Igor, Tomislav, dan Riccardo atas kerja keras mereka selama enam minggu terakhir. Kami juga menghargai duka yang baru-baru ini dialami Igor dan memberikan dukungan kepada dia dan keluarganya di masa sulit ini.”
“Pembaruan mengenai pelatih kepala baru akan diinformasikan kemudian,” demikian pernyataan resmi dari Tottenham Hotspur.
Arah Baru Spurs
Setelah pemecatan Tudor, Spurs tengah mencari sosok yang tepat untuk menggantikan posisinya. Salah satu nama yang saat ini santer dibicarakan adalah Sean Dyche, yang baru saja dipecat dari kursi pelatih Nottingham Forest.
Spurs kini berada satu poin di atas zona degradasi dan akan menghadapi Sunderland di laga away setelah jeda internasional pada 12 April.
Pembenahan mendesak ini harus dilakukan oleh Spurs agar tidak terjerumus lebih dalam di klasemen Premier League dan dapat memperbaiki performa tim. Waktu dan keputusan yang tepat menjadi kunci untuk mengembalikan kepercayaan diri pemain dan penggemar.
(PL/GN)
sumber : www.indiatoday.in
Leave a comment