Tottenham Hotspur Terancam Degradasi setelah Kalah dari Sunderland
Tottenham Hotspur semakin dekat dengan ancaman degradasi dari Premier League setelah mereka mengalami kekalahan 0-1 dari Sunderland, mengikuti satu statistik yang mengkhawatirkan.
Debut Roberto De Zerbi sebagai pelatih Spurs berakhir mengecewakan bagi para penggemar, yang hingga kini belum merasakan kemenangan di Premier League sepanjang tahun 2026. Norwich Mukiele menjadi pencetak gol tunggal di Stadium of Light, di mana Spurs juga mengalami kegagalan penalti dan kehilangan Cristian Romero yang cedera di babak kedua.
Terakhir kali Tottenham meraih kemenangan di Premier League adalah pada bulan Desember melawan Crystal Palace. Kini, mereka telah mengalami 14 laga tanpa kemenangan di liga, menjadi catatan yang sangat memprihatinkan.
Tottenham Tanpa Kemenangan dalam 14 Laga Premier League di 2026
Catatan buruk ini menyamai rekor tiga tim lain yang juga memulai tahun kalendar dengan rentetan hasil buruk dan pada akhirnya terdegradasi dari kasta tertinggi. Hanya ada tiga tim yang pernah mengalami rentetan hasil tanpa kemenangan lebih lama di awal tahun kalendar di Premier League.
Rekor terburuk dipegang oleh Derby County pada 2007-08, yang tidak memenangkan satu pun dari 18 pertandingan mereka di 2008 dan terdegradasi dengan total poin terendah dalam sejarah. Selain itu, Sunderland juga tidak meraih kemenangan dalam 17 laga di tahun 2003 dan finis di posisi bawah dengan hanya 19 poin. Sedangkan Swindon Town menyelesaikan 15 laga pertama mereka tanpa kemenangan pada tahun 1993.
- 18: Derby County (2008) – Relegasi
- 17: Sunderland (2003) – Relegasi
- 15: Swindon Town (1993) – Relegasi
- 14: Tottenham (2026) – ???
Dengan West Ham United mengalahkan Wolverhampton Wanderers 4-0 dan Nottingham Forest bermain imbang 1-1 melawan Aston Villa, Spurs kini tertinggal dua poin dari zona aman di tabel Premier League dengan enam pertandingan tersisa.
Selanjutnya, Tottenham akan bertanding melawan bekas klub De Zerbi, Brighton & Hove Albion pada akhir pekan ini, sebelum menghadapi Wolverhampton yang terancam degradasi di akhir bulan.
Pernyataan De Zerbi Setelah Kekalahan Pertama
Setelah kekalahan pertamanya sebagai pelatih Tottenham, De Zerbi menjelaskan bahwa para pemain lebih membutuhkan sosok yang mendukung ketimbang pelatih yang fokus pada taktik. Ia menyatakan, “Saya bisa menjadi kakak, ayah, mereka tidak perlu pelatih saat ini.” Ia menambahkan bahwa peningkatan performa akan terjadi jika mereka mendapatkan kembali kepercayaan diri.
De Zerbi menegaskan keyakinan bahwa jika timnya bisa memenangkan satu pertandingan, segalanya akan berubah. Kekalahan ini menjadikan De Zerbi sebagai pelatih kedua dalam 11 pelatih terakhir Spurs yang kalah pada pertandingan pertamanya, setelah Igor Tudor yang dikalahkan Arsenal pada debutnya.
Dengan situasi yang semakin mendesak, Tottenham harus segera bangkit dari keterpurukan untuk menghindari degradasi dan mempertahankan posisi mereka di Premier League.
(PL/GN)
sumber : www.sportsmole.co.uk
Leave a comment