Pemain Pilihan Terbaik FPL Challenge GW19
Di pekan ini, semua pemain akan mendapatkan poin dua kali lipat untuk setiap gol dan assist yang mereka ciptakan. Kami menggunakan data dari Opta untuk mencari pemain-pemain yang layak dijadikan target di Premier League.
Pengenalan
Keseruan pada edisi FPL Challenge kali ini, Double Celebration, membawa konsekuensi bagi semua pemain di mana setiap gol dan assist akan memberikan poin dua kali lipat.
Walaupun hal ini tampak biasa dalam pendekatan FPL, tema ini membuat kontribusi pemain yang sering terlibat dalam gol menjadi lebih bernilai, sementara metode lain untuk mengumpulkan poin seperti clean sheets dan kontribusi defensif menjadi kurang penting.
Dengan lebih banyak bek (tiga) dibandingkan penyerang (dua) di antara 10 pemain teratas yang mencetak poin FPL musim ini, pendekatan kita pun perlu disesuaikan.
Kita akan menggunakan formasi 1-1-2-2 pada pekan ini.
Kiper
Dean Henderson: Crystal Palace vs Fulham (T)
Kita berharap sebagian besar poin berasal dari pemain menyerang tim-tim kuat di liga. Oleh karena itu, kita memilih kiper dari tim yang sedikit lebih rendah di klasemen.
Crystal Palace sedang dalam performa buruk dengan tiga kekalahan berturut-turut, tetapi mereka masih menempati peringkat kelima dalam liga untuk ekspektasi gol yang kebobolan, menjadikan Dean Henderson pilihan yang tepat.
Sementara itu, Fulham yang tengah dalam performa baik dengan tiga kemenangan berturut-turut, hanya mencatatkan tiga tembakan tepat sasaran dalam dua pertandingan terakhir, sehingga mereka mungkin kesulitan merobek pertahanan Palace.
Kita percaya data ini akan membuahkan hasil.
Pemain Bertahan
Patrick Dorgu: Manchester United vs Wolverhampton Wanderers (T)
Pilihan memiliki pemain bertahan yang juga di posisi winger sangat menarik, dan Patrick Dorgu diambil untuk mengisi posisi satu-satunya bek kita pekan ini.
Dengan Amad Diallo dan Bryan Mbeumo sedang bertugas di AFCON, serta Bruno Fernandes mengalami cedera, Dorgu dimainkan lebih maju dalam kemenangan Manchester United melawan Newcastle dan menjadi salah satu pemain terunggul di lapangan.
Dia mencetak satu-satunya gol dalam pertandingan itu dan berhasil mengarahkan ketiga tembakannya ke gawang, jadi ini adalah pencapaian yang menarik.
Melawan Wolves, yang mungkin merupakan tim terlemah dalam sejarah Premier League, Dorgu menjadi pilihan yang sangat direkomendasikan.
Pemain Tengah
Bukayo Saka: Arsenal vs Aston Villa (T)
Arsenal menjamu Aston Villa di Emirates Stadium, dan tim asuhan Mikel Arteta ingin membalas kekalahan mereka sebelumnya di Villa Park bulan ini.
Aston Villa mencatatkan 11 kemenangan beruntun, namun ini justru bisa memotivasi Arsenal untuk menunjukkan dominasinya di klasemen.
Bukayo Saka menjadi pemain menyerang terbaik bagi serangan kedua tersolid di Premier League musim ini, dengan kontribusi sembilan gol dan assist (empat gol, lima assist) meskipun awal musimnya dianggap lambat.
Jangan teralu terpengaruh oleh performa Villa, karena mereka telah kebobolan sembilan gol dalam enam pertandingan terakhir di semua kompetisi.
Cole Palmer: Chelsea vs Bournemouth (T)
Bournemouth kebobolan setidaknya tiga gol dalam enam pertandingan tandang terakhir di Premier League, termasuk empat gol dalam dua laga terakhir melawan Manchester United dan Brentford.
Cole Palmer sedang berusaha menemukan kembali performanya setelah cedera, dan pertandingan ini bisa menjadi momentum untuknya di tahun Piala Dunia ini.
Musim ini sudah ada tiga hat-trick yang tercipta di Premier League, dan dua di antaranya terjadi saat melawan Bournemouth. Palmer pasti mampu menambah daftar tersebut.
Bergabunglah dengan ribuan penggemar yang menerima buletin sepak bola mingguan gratis kami dengan berlangganan di bawah ini:
Pemain Depan
Erling Haaland: Manchester City vs Sunderland (T)
Dengan gol dan assist yang kali ini mendapatkan poin dua kali lipat, pencetak gol paling produktif dalam sejarah Premier League harus menjadi pilihan utama kita.
Erling Haaland gagal mencetak gol di pertandingan terakhir melawan Nottingham Forest, dan ada kemungkinan tim lawan, Sunderland, juga akan menyulitkannya.
Namun, absennya Reinildo Mandava dan Dan Ballard jadi kelemahan besar bagi pertahanan Sunderland, yang baru kebobolan satu gol saat menghadapi Leeds, meski diperkirakan akan lebih dari dua gol.
Haaland sudah mencetak setidaknya 10 gol lebih banyak daripada pemain lain tanpa penalti di Premier League musim ini. Tidak perlu berpikir terlalu jauh untuk yang satu ini.
Hugo Ekitiké: Liverpool vs Leeds United (T)
Di posisi kedua untuk gol non-penalty di liga dengan delapan gol, Hugo Ekitiké menjadi salah satu sedikit catatan positif bagi Liverpool musim ini.
Meski lawannya Leeds United sedang dalam performa baik, Ekitiké sempat mencetak dua gol dalam waktu tiga menit saat bertemu mereka di pertandingan sebelumnya.
Assist-nya untuk Florian Wirtz dalam pertandingan terakhir melawan Wolves menunjukkan bahwa ia bisa memberikan kontribusi lebih dari sekadar gol, menjadikannya ancaman ganda yang patut diperhitungkan.
Pemain Layak Disebut di GW19
Keane Lewis-Potter juga menjadi perhatian, tampil sebagai winger meski terdaftar sebagai bek. Ia tidak mencetak gol pada pertandingan terakhirnya, tetapi sempat mencetak dua gol melawan Wolves sebelumnya.
Rayan Cherki tampil impresif saat ini dengan rata-rata 1.26 gol dan assist per 90 menit, menjadikannya pilihan solid, jika bukan karena Haaland.
Matheus Cunha meski kurang maksimal di pertandingan melawan Newcastle, tetap menunjukkan ancaman besar dengan 25 tembakan dan delapan peluang dalam empat pertandingan terakhir, di mana ia akan melawan mantan klubnya, Wolves di Old Trafford.
Pilihan Tim dari Analisa Opta untuk FPL Challenge Gameweek 19


Berlangganan buletin kami untuk menerima konten mingguan eksklusif. Ikuti juga media sosial kami di X, Instagram, TikTok, dan Facebook.
(PL/GN)
sumber : theanalyst.com
Leave a comment