Hero-Hero Tak Terduga dalam Fantasy Premier League
Fantasy Premier League telah melahirkan banyak pahlawan populer sepanjang tahun, yaitu nama-nama yang mungkin kurang dikenal namun menjadi ikon FPL.
Igor Thiago pantas dinobatkan sebagai paket kejutan di musim 2025-26 setelah mencetak 19 gol di liga untuk Brentford. Penampilan briliannya membuat kita mengingat kembali beberapa pahlawan FPL yang paling terkenal.
Michu – 2012-13
Siapa yang tidak mengenal Michu? Pemain yang tiba dari Rayo Vallecano ini menjadi sorotan setelah performa mengesankan di La Liga dan langsung mencuri perhatian di Premier League.
Michu, yang berposisi sebagai gelandang di FPL, langsung tancap gas dengan mencetak dua gol di debutnya. Ia mengakhiri musim pertamanya dengan 18 gol, membantu Swansea meraih kesuksesan di Piala Liga. Sayangnya, cedera menghalanginya di musim kedua dan kariernya berakhir dengan cepat, namun kesan yang ditinggalkannya di hati para penggemar FPL sangat mendalam.
Odion Ighalo – 2015-16
Odion Ighalo mungkin bukan penyerang paling produktif di FPL, namun ia pasti dikenang dengan baik. Setelah menjadi pemain tidak dikenal di luar Championship, Ighalo tampil gemilang di Premier League.
Dengan mencetak 15 gol dan bekerja sama dengan Troy Deeney, harga Ighalo melambung dari awalnya yang hanya £5 juta. Ia akhirnya menjadi salah satu pemain yang memberikan nilai terbaik, dengan tambahan lima assist.
John Lundstram – 2019-20
Dengan harga £4 juta dan penampilan mendebarkan, ‘Lord’ Lundstram menjadi bintang musim itu. Meskipun terklasifikasi sebagai bek di FPL, ia sebenarnya bermain di posisi gelandang, membantu Sheffield United meraih posisi kesembilan di liga.
Lundstram berhasil mencetak lima gol dan menambahkan empat assist, serta menjaga beberapa clean sheets, menjadikannya sebagai salah satu pemain yang tak terlupakan di FPL.
Stuart Dallas – 2020-21
Siapa sangka jika Stuart Dallas akan menjadi bek dengan poin tertinggi di FPL 2020-21? Meski banyak yang lebih memilih nama-nama besar seperti Trent Alexander-Arnold, Dallas justru muncul sebagai kejutan.
Dengan jam terbang yang stabil sebagai gelandang, Dallas meraih 171 poin FPL dengan mencetak delapan gol dan memberikan tiga assist, serta 12 clean sheets saat Leeds tampil mengesankan di bawah Marcelo Bielsa. Sayangnya, performanya menurun di musim berikutnya ketika Leeds terdegradasi, dan Dallas terpaksa menerima peringkat yang lebih rendah setelah terklasifikasi sebagai gelandang.
Dengan cerita-cerita menarik ini, kita bisa melihat bagaimana pemain-pemain yang awalnya tidak terduga dapat memberikan dampak besar dalam dunia Fantasy Premier League.
(PL/GN)
sumber : onefootball.com
Leave a comment