Strategi Pemain Diferensial untuk Gameweek 32
Seiring mendekatnya akhir musim, menemukan pemain dengan kepemilikan rendah dapat menjadi perbedaan antara merangkak naik di mini-league atau terjebak di tengah klasemen.
Peluang di Gameweek 32
Gameweek 32 hadir dengan serangkaian pertandingan yang bisa membuat pilihan “template” kesulitan, memberikan kesempatan bagi manajer yang cerdik untuk mengambil risiko yang terukur.
Jika Anda ingin melakukan perubahan menjelang akhir musim, berikut adalah lima opsi diferensial yang dimiliki oleh kurang dari 10% pengelola. Pemain-pemain ini dapat memberikan potensi besar yang Anda butuhkan.
Michael Kayode – Brentford
Pemain bertahan Brentford ini telah menunjukkan performa yang luar biasa, mengumpulkan 20 poin dalam tiga pertandingan terakhir di Premier League. Selain mencetak clean sheets, ia juga sering mendapatkan poin tambahan dan menunjukkan ketajaman di lini serang.
Dengan kepemilikan hanya 1,1%, Kayode adalah pilihan menarik untuk GW-32. Brentford akan menghadapi Everton, yang sering kesulitan mencetak gol di laga tandang, sehingga Kayode menawarkan nilai lebih dengan harga terjangkau.
Jan Paul van Hecke – Brighton
Jika Anda mencari konsistensi di lini belakang, Van Hecke bisa dianggap sebagai salah satu bek yang paling berkembang musim ini. Ia berhasil mengumpulkan 26 poin dalam dua pertandingan terakhirnya, menjadikannya pemain yang menonjol meskipun hanya dimiliki oleh kurang dari 6% manajer.
Brighton akan menghadapi Burnley di GW-32, yang memiliki potensi untuk mencetak clean sheet. Dengan kekuatan dalam duel udara dan tanggung jawab memainkan bola, ia menjadi pilihan diferensial yang menjanjikan bagi yang ingin menjauh dari aset bertahan populer.
Morgan Gibbs-White – Nottingham Forest
Gibbs-White adalah jantung serangan Forest, dan performanya belakangan sangat mencolok. Ia telah mencetak dua gol dan mengumpulkan 19 poin dalam tiga pertandingan terakhir.
Meskipun Aston Villa adalah lawan yang tangguh, mereka menunjukkan kerentanan akhir-akhir ini dengan tiga kekalahan dalam empat pertandingan. Sementara itu, Forest hanya kalah satu kali dalam empat pertandingan terakhir. Dengan kepemilikan hanya 5%, Gibbs-White adalah pilihan “talisman” bagi manajer yang percaya dan ingin memanfaatkan lini belakang Villa yang goyah.
Jarrod Bowen – West Ham
Menemukan pemain sekelas Bowen dengan kepemilikan di bawah 10% adalah hal langka, namun ia tetap menjadi pilihan diferensial yang besar menjelang GW-32. West Ham telah menjadikan stadion mereka sebagai benteng, tidak terkalahkan dalam tiga laga kandang terakhir.
Mereka akan menjamu Wolves yang masih terjebak di dasar tabel, memberikan Bowen peluang sempurna untuk meningkatkan kontribusinya setelah mencatatkan dua assist dalam tiga laga terakhir. Jika Anda perlu opsi gelandang eksplosif untuk menggantikan pemain yang sudah tidak berfungsi, Bowen adalah pilihan yang tepat.
Danny Welbeck – Brighton
Welbeck membuktikan bahwa ia masih memiliki sentuhan “big game” dengan mencetak dua gol melawan juara bertahan Liverpool di GW-31. Kepercayaan dirinya sangat tinggi, dan ia diperkirakan akan memimpin serangan lagi di GW-32 melawan Burnley yang terancam degradasi.
Meskipun tampil mengesankan, hanya 5,2% manajer FPL yang memilihnya. Bagi mereka yang mencari striker ketiga yang terjangkau dan terlibat dalam serangan tinggi, Welbeck adalah pilihan jangka pendek yang sangat baik.
Kesimpulan
Memilih pemain diferensial mungkin menjadi strategi kunci untuk meningkatkan posisi Anda dalam klasemen. Dengan pertimbangan yang tepat, para pemain ini dapat memberikan kontribusi signifikan dalam turnamen yang semakin menegangkan ini. Pantau terus perkembangan tim dan performa individu menjelang pertandingan untuk memastikan Anda membuat keputusan terbaik.
(PL/GN)
sumber : www.nevermanagealone.com
Leave a comment