Bruno Fernandes Raih Fantasy Assist di Pertandingan Manchester United
Bintang Manchester United, Bruno Fernandes, mendapatkan catatan Fantasy assist untuk gol bunuh diri yang dilakukan oleh bek AFC Bournemouth, James Hill, dalam pertandingan yang berakhir imbang 2-2 di Stadion Vitality pada hari Jumat malam.
Jalannya Pertandingan
Gol tersebut berasal dari sebuah tendangan sudut yang diangkat oleh Fernandes. Bola sempat mengenai kepala Marcos Senesi dari Bournemouth sebelum akhirnya mengenai Hill dan masuk ke gawang.
Setelah ditinjau, Fantasy assist diberikan kepada Fernandes karena operannya hanya mendapatkan satu sentuhan bertahan, yaitu dari Senesi, sebelum diterima oleh Hill yang menjadi pencetak gol.
Aturan Baru Fantasy Assist 2025/26
Ini merupakan penerapan aturan baru mengenai Fantasy assist yang diperkenalkan untuk musim 2025/26. Aturan tersebut menyatakan bahwa asal tujuan umpan tidak lagi menjadi pertimbangan, dan Fantasy assist akan diberikan apabila dua syarat berikut terpenuhi:
- Pencetak gol menerima bola di dalam kotak penalti.
- Terdapat hanya satu sentuhan defensif sebelum bola sampai ke pencetak gol.
Penting untuk dicatat, aturan ini juga berlaku untuk gol bunuh diri. Dalam kasus ini, Hill yang menjadi pencetak gol bunuh diri, namun jika Harry Maguire dari Manchester United yang mencetak gol, hasilnya akan tetap sama.
Contoh Kasus Lain: Mamardashvili dan Tidak Ada Fantasy Assist
Aspek lain dari aturan baru Fantasy assist terlihat pada pertandingan antara Brighton & Hove Albion dan Liverpool di Amex Stadium pada hari Sabtu. Kiper Liverpool, Giorgi Mamardashvili, tidak mendapatkan Fantasy assist ketika operannya menerima satu sentuhan defensif dari Lewis Dunk sebelum Milos Kerkez mencetak gol.
Tidak adanya assist pada kasus ini dikarenakan sentuhan defensif Dunk dianggap sebagai upaya umpan. Sesuai dengan aturan, “Tidak ada assist yang akan diberikan jika umpan mendapatkan dua atau lebih sentuhan defensif atau jika sentuhan defensif tersebut merupakan upaya umpan.”
Reformasi Aturan Asist
Pada musim-musim sebelumnya, jika seorang pemain melakukan umpan yang diikuti oleh kesalahan defensif, kesalahan tersebut sering kali menghilangkan kemungkinan Fantasy assist. Kini, kesalahan defensif yang hanya dianggap sebagai upaya umpan adalah satu-satunya kesalahan yang dapat membatalkan sebuah assist.
Kesalahan jenis ini tetap menghilangkan kemungkinan Fantasy assist karena umpan yang salah arah atau tidak tepat dari tim bertahan cenderung memiliki kontribusi yang lebih besar terhadap suatu gol dibandingkan dengan umpan yang dilakukan sebelumnya.
Dampak bagi Tim dan Pemain
Penerapan aturan baru ini diharapkan dapat memberikan kejelasan lebih dalam penilaian assist, serta mempertajam fokus pada kontribusi pemain dalam setiap gol yang tercipta. Namun, ketegangan dan drama di lapangan tetap akan menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan tim-tim di liga.
(PL/GN)
sumber : www.premierleague.com
Leave a comment