Garis Finish 9 Jan. 2026
Pemain yang Harus Diperhatikan di Fantasy Premier League 2025/26 – Gameweek 22
Di blog kali ini, kami akan membahas pemain-pemain yang menjadi sorotan, menganalisis tren transfer terbaru, serta memperkenalkan pilihan-pilihan yang wajib dimiliki menjelang Gameweeks mendatang pada musim FPL 2025/26.
Pastikan Anda tetap selangkah lebih maju dari kompetisi dengan wawasan ahli dan strategi cerdas untuk memaksimalkan keberhasilan FPL Anda!
Ulasan Poin FPL yang Diperkirakan – Melihat Statistik
Berdasarkan data yang tersedia, Thiago menempati puncak tabel Custom Stats xFPL untuk Gameweek 21 dengan skor 13.5. Pemain berusia 24 tahun ini mencetak enam tembakan di kotak penalti, empat di antaranya tepat sasaran, dan mendapatkan dua ‘big chances’.

Tidak ada pemain yang melakukan lebih banyak tembakan (delapan) atau tembakan di kotak penalti (delapan) selain Šeško. Pemain internasional Slovenia ini mencatatkan tujuh tembakan tepat sasaran namun hanya dua yang terklasifikasi sebagai ‘big chances’, dengan xFPL skor 9.2.
Dorgu dan B. Fernandes menjadi pemain paling kreatif dengan masing-masing menciptakan lima assist. Dorgu juga melakukan tiga tembakan di kotak penalti dibandingkan hanya satu dari B. Fernandes, yang membuat skor xFPL-nya lebih tinggi, yaitu 10.4 dibandingkan 8.1 milik pemain internasional Portugal tersebut.
Haaland juga melakukan delapan tembakan namun hanya empat yang tepat sasaran. Ia mendapatkan dua ‘big chances’ dan seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol, seperti yang tercermin dari skor xFPL-nya yang sebesar 8.2.
Pemain lain yang mencatatkan delapan tembakan adalah Wilson. Pemain internasional Wales ini mengambil lima tembakan di kotak penalti dan tiga tepat sasaran. Namun, tidak ada satu pun tembakannya yang dianggap ‘big chances’, sehingga skor xFPL-nya terbatas pada 7.2.
Apa itu xFPL?
xFPL dihitung berdasarkan expected goals (xG) dan expected assists (xA), yang digabungkan untuk membentuk expected FPL involvements (xG + xA = xI), serta clean sheets yang diharapkan (xCS). Nilai-nilai ini berdasarkan statistik mendasar, misalnya jenis dan lokasi tembakan yang menentukan probabilitas mencetak gol, yang berkontribusi pada xG. xFPL kemudian menggabungkan metrik ini, memperhitungkan penampilan dan point bonus untuk menghasilkan total skor FPL yang diharapkan.
Analisis Aktivitas Transfer Awal – Pemain Siapa yang Beli dan Jual?
Berdasarkan data dari alat Transfer Analytics di bawah ini, Thiago menjadi pemain dengan transfer masuk terbanyak menjelang Gameweek 22, dengan hampir 300.000 manajer FPL menambahkannya ke dalam tim mereka pada saat ini.

Gabriel pun belum pernah blang sejak kembali dari cedera dan menjadi pemain bertahan yang paling banyak ditransfer masuk pada Gameweek ini. Sementara itu, trio gelandang Bruno G., Wilson, dan Rice terus menjadi incaran investor.
Ekitiké kini sudah absen dalam dua pertandingan liga berturut-turut karena cedera, memaksa hampir 200.000 manajer FPL menjual pemain Prancis tersebut. Aset FPL Man City juga tidak memuaskan, dengan Foden dan Gvardiol banyak dijual, sementara kembalinya B. Fernandes membuat para manajer beralih dari Cunha.

Melihat kombinasi transfer teratas untuk penyerang, Bowen → Thiago (23.1%) adalah perpindahan paling populer di semua posisi, diikuti oleh Ekitiké → Thiago (14.6%). Calvert-Lewin dan Watkins juga menjadi pilihan populer, sementara Woltemade, Welbeck, dan Marc Guiu menjadi penyerang yang banyak dijual.
Di lini tengah, kombinasi teratas lebih bervariasi dengan Cunha → Rice (7.7%) menjadi yang paling banyak dipilih. Pemain internasional Brasil itu juga banyak dijual untuk Bruno G., B. Fernandes, dan Wilson, sementara Foden, Gordon, dan Saka adalah gelandang lain yang menjadi incaran penjualan.
Di lini belakang, membeli Gabriel tetap menjadi prioritas dengan tujuh dari sepuluh kombinasi transfer bertahan melibatkan mendatangkan bek tengah tersebut. O’Reilly, J. Timber, Keane, Gvardiol, Virgil, Guéhi, Rúben, dan Dorgu adalah pemain yang mulai ditransfer keluar.
Pemain Penyerang Budget Terbaik – Thiago vs Calvert-Lewin
Thiago (40) dan Calvert-Lewin (41) menunjukkan performa luar biasa dalam enam Gameweeks terakhir dengan total 82 poin FPL.

Sesuai gambar dari fitur Player Heatmaps kami, hanya satu poin FPL memisahkan keduanya, sementara hanya Collins (48) yang mencetak lebih banyak poin FPL dalam periode yang dibahas. Perlu dicatat bahwa Calvert-Lewin mencetak lebih tinggi meskipun bermain dalam waktu yang lebih sedikit (532 vs 460 menit).

Kedua pemain mencetak jumlah gol yang sama (lima) namun Thiago unggul secara signifikan dalam ‘Expected Goals’ (4.48 vs 3.82) dan volume tembakan (15 vs 13).
Pemain depan Brentford memiliki keunggulan dalam hal kreativitas dengan 1.45 ‘Expected Assists’, dibandingkan 0.73 milik Calvert-Lewin.
Melihat angka-angka ini, kedua pemain tampil sebagai opsi yang sangat baik dan manajer FPL mungkin perlu mempertimbangkan untuk mendatangkan keduanya, mengingat nilai yang sangat baik daripada hanya memilih salah satunya.
Untuk waktu terbatas, Anda dapat mengakses Premium Plus selama 30 hari hanya dengan £1 — dorongan yang sempurna untuk jadwal sibuk di musim liburan.
Dapatkan Premium Plus seharga £1 sekarang
Dapatkan semua alat dan konten. Cobalah Premium seharga £1.
Bergabunglah dengan 89% anggota kami yang memenangkan mini-liga utama mereka musim lalu.
Sudah menjadi pengguna Premium? Masuk di sini.
(PL/GN)
sumber : www.fantasyfootballfix.com
Leave a comment