Milan Bungkam Roma, Inter Raih Kemenangan Dramatis di Serie A
AC Milan berhasil mengalahkan AS Roma 1-0 dalam laga krusial Serie A, Minggu (3/11) dini hari WIB, mencegah tim ibu kota naik ke puncak klasemen sementara. Di pertandingan lain, Inter Milan juga memetik poin penuh setelah menundukkan Verona dengan skor tipis 2-1 berkat gol bunuh diri di menit akhir.
Kemenangan Milan di San Siro membuat persaingan di papan atas semakin ketat. Roma yang awalnya berharap bisa memimpin dua poin setelah sang juara bertahan, Napoli, ditahan imbang tanpa gol oleh Como kemarin, harus menelan kekalahan pahit.
Gol Pavlovic dan Penalti Dybala yang Gagal
Milan berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-39 melalui serangan balik cepat nan mematikan. Bek tengah Strahinja Pavlovic dengan sigap menyambar umpan tarik Rafael Leao dari jarak dekat. Gol ini tercipta hanya 17 detik setelah Milan berhasil merebut bola di area pertahanan mereka sendiri.
Roma, yang kini dilatih oleh Jose Mourinho dan mengincar Scudetto pertama mereka sejak 2001, harus melihat rekor 100 persen kemenangan tandang mereka di liga terhenti. Peluang emas untuk menyamakan kedudukan datang delapan menit sebelum waktu normal berakhir, ketika tendangan bebas Lorenzo Pellegrini mengenai tangan Youssouf Fofana yang terangkat di tembok pertahanan.
Paulo Dybala yang maju sebagai eksekutor penalti gagal menjalankan tugasnya. Tendangannya berhasil ditepis oleh kiper Milan, Mike Maignan, memastikan tuan rumah mempertahankan keunggulan krusial. Dybala sendiri harus ditarik keluar lapangan tak lama setelah insiden tersebut karena cedera yang tampaknya dialami saat mengambil penalti.
“Mereka tidak bisa mencetak gol ke gawang kami sebelumnya, dan bahkan dari penalti pun tidak bisa. Jadi kami tahu kami bisa melaju dan memenangkan pertandingan ini,” kata Rafael Leao setelah pertandingan.
“Saya pikir kami menciptakan lebih banyak peluang, dan kami bangga dengan penampilan ini serta poin yang kami raih.”
Kemenangan ini melanjutkan tren positif Milan yang belum terkalahkan sejak kekalahan mengejutkan di kandang dari Cremonese pada hari pembukaan musim. Kiper Mike Maignan memilih untuk tetap membumi.
“Masih terlalu dini untuk mulai bermimpi, ini baru bulan November,” ujar Maignan kepada DAZN.
“Kami punya skuad yang bagus, kami bersatu, kami hanya perlu menjalani satu pertandingan pada satu waktu dan tidak mengatakan kami menantang Scudetto sekarang. Tentu saja, kami ingin memenangkan segalanya, tetapi ini masih awal.”
Inter Raih Poin Penuh di Verona
Sementara itu, Inter Milan mendapatkan kemenangan 2-1 atas tuan rumah Verona. Piotr Zielinski membawa Inter unggul pada menit ke-16 dengan tendangan voli keras dari hasil sepak pojok yang kurang bersih dihalau lawan. Namun, Giovane berhasil menyamakan kedudukan untuk Verona pada menit ke-40.
Pertandingan tampaknya akan berakhir imbang, terutama di babak kedua yang diwarnai hujan lebat. Namun, drama terjadi tiga menit memasuki waktu tambahan. Umpan silang Nicolo Barella secara tragis disarangkan ke gawang sendiri oleh bek Verona, Martin Frese, memastikan tiga poin untuk Nerazzurri.
“Itu adalah salah satu pertandingan yang lebih mudah kalah daripada menang, tetapi kami melakukannya dengan baik, kami menunjukkan karakter,” kata pelatih Inter, Simone Inzaghi.
Papan Atas Serie A Semakin Memanas
Dengan hasil-hasil ini, AC Milan berhasil naik ke posisi ketiga, memiliki poin yang sama dengan Inter Milan di posisi kedua dan AS Roma yang kini turun ke peringkat keempat. Ketiga tim tersebut hanya terpaut satu poin dari Napoli yang tetap berada di puncak klasemen.
Di pertandingan lain, Fiorentina yang sedang berjuang harus menelan kekalahan 0-1 di kandang dari Lecce, membuat mereka tetap tanpa kemenangan dari 10 pertandingan Serie A. Sementara itu, Torino dan Pisa berbagi angka setelah bermain imbang 2-2.
Ketatnya persaingan di puncak klasemen Serie A menjanjikan tontonan menarik di pekan-pekan mendatang, di mana setiap poin akan sangat berarti dalam perburuan Scudetto.
(SA/GN)
sumber : www.malaymail.com
Leave a comment