Milan Sikat Roma 1-0 Berkat Gol Pavlovic, Maignan Gagalkan Penalti Dybala
Jalannya Pertandingan
AC Milan berhasil mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas AS Roma dalam laga yang berlangsung ketat. Rossoneri tampil perkasa di kandang sendiri, meskipun sempat kesulitan di awal pertandingan.
Pertandingan dimulai dengan Milan yang sedikit lambat panas. Roma langsung tancap gas dan beberapa kali mengancam gawang Maignan. Baru satu menit berjalan, kesalahan Maignan dalam melakukan sapuan bola nyaris berbuah gol andai tendangan Cristante tidak melebar. Tujuh menit berselang, El Aynaoui kembali memanfaatkan salah umpan, namun tembakannya langsung mengarah ke pelukan kiper Milan. Ancaman terus datang dari Roma; pada menit kesepuluh, sundulan Ndicka dari umpan silang Soulé juga masih melebar. Upaya Wesley di menit ke-15 terlalu lemah untuk merepotkan Maignan. Bahkan, di menit ke-17, Dybala mendapatkan peluang di dalam kotak penalti setelah barisan pertahanan Rossoneri melakukan kesalahan, namun sepakannya dengan kaki luar melenceng.
Setelah periode sulit tersebut, AC Milan akhirnya mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Pada menit ke-37, Leão mencoba memberikan percikan di lini serang, menyisir antar lini dan memenangkan tendangan sudut. Dari eksekusi Modrić, Gabbia melompat tinggi namun sundulannya masih di atas mistar. Dua menit kemudian, Milan melancarkan serangan balik cepat: Leão berhasil melewati Ndicka dan mengirim umpan matang ke Pavlović, yang langsung menyelesaikannya dengan tembakan akurat untuk mengubah skor menjadi 1-0. Unggul satu gol, Rossoneri semakin percaya diri dan terus menekan Roma yang terlihat sedikit terguncang. Pada menit ke-44, tembakan Nkunku sedikit terlalu dekat dengan Svilar, sementara upaya Fofana semenit kemudian melebar tipis dari umpan silang Bartesaghi. Babak pertama pun berakhir dengan keunggulan AC Milan 1-0.
Memasuki babak kedua, Rossoneri tampil lebih tajam dan cepat dalam mengalirkan bola. Langsung dari kick off, Ricci melepaskan tendangan voli yang hanya meleset tipis dari target. Pada menit ke-47, setelah kombinasi cepat antara Nkunku, Saelemaekers, dan Fofana, gelandang Prancis itu digagalkan oleh Svilar. Dua menit berselang, AC Milan kembali melancarkan serangan kilat: Saelemaekers menemukan Leão, yang tendangannya secara brilian diselamatkan oleh kiper. Dari tendangan sudut berikutnya, bola memantul dari Nkunku dan membentur tiang. Di menit ke-52, Nkunku menemukan Ricci, namun usahanya tidak bertenaga.
Roma menunjukkan tanda-tanda kehidupan lagi pada menit ke-63 ketika tembakan Dybala dengan mudah ditangkap Maignan. Kemudian, pada menit ke-68, AC Milan menciptakan peluang beruntun: Bartesaghi mencoba menembak, Ricci memaksa Svilar melakukan penyelamatan, dan Hermoso berhasil menghalau tendangan Leão tepat di garis gawang. Pada menit ke-80, tendangan bebas Pellegrini mengenai lengan Fofana yang berada di tembok pertahanan, dan wasit menunjuk titik putih. Dybala maju sebagai eksekutor penalty, namun Maignan dengan cemerlang bergerak ke arah yang tepat untuk melakukan penyelamatan gemilang. Serangan gencar Roma di menit-menit akhir berhasil dipatahkan oleh pertahanan solid Rossoneri. Pertandingan berakhir dengan kemenangan AC Milan 1-0.
Statistik Pertandingan
AC MILAN 1-0 ROMA
Susunan Pemain:
- AC MILAN (3-5-2): Maignan; De Winter, Gabbia, Pavlović; Saelemaekers (88′ Athekame), Fofana, Modrić, Ricci, Bartesaghi; Leão (93′ Tomori), Nkunku (84′ Loftus-Cheek).
- Cadangan: Pittarella, Terracciano; Estupiñan, Odogu, Tomori; Jashari; Castiello.
- Pelatih: Allegri.
- ROMA (3-5-2): Svilar; Hermoso (84′ Tsimikas), Mancini, Ndicka; Çelik (76′ Dovbyk), Cristante, Koné, El Aynaoui (51′ Pellegrini), Wesley; Soulé (51′ Bailey), Dybala (84′ Baldanzi).
- Cadangan: Gollini, Vásquez; Ghilardi, Rensch, Ziółkowski; Pisilli, El Shaarawy.
- Pelatih: Gasperini.
Wasit: Guida di Torre Annunziata.
Gol: 39′ Pavlović (M).
Kartu Kuning: 34′ El Ayanaoui (R), 74′ Wesley (R), 75′ Çelik (R), 83′ Hermoso (R), 94′ Mancini (R).
Konteks Laga
Kemenangan krusial ini menjadi sinyal positif bagi AC Milan, menunjukkan kemampuan mereka untuk bertahan dari tekanan awal dan tampil efektif di momen-momen penting. Penyelamatan penalty gemilang dari Maignan di penghujung laga menegaskan peran vitalnya di bawah mistar gawang. Hasil ini tidak hanya menambah tiga poin penting bagi Rossoneri, tetapi juga meningkatkan moral tim menjelang jadwal pertandingan berikutnya. Sementara itu, Roma harus mengevaluasi kembali performa mereka, terutama dalam memanfaatkan peluang dan menghadapi tekanan lawan.
(SA/GN)
sumber : www.acmilan.com
Leave a comment