Cabal Jadi Pahlawan, Juventus Bungkam 10 Pemain Bologna dan Merangsek ke Lima Besar Serie A
Juan Cabal datang dari bangku cadangan untuk memastikan tiga poin penuh bagi Juventus saat melawat ke markas Bologna. Kemenangan tipis 1-0 ini juga mengukuhkan rekor dominan Juventus atas Bologna dan mengangkat Si Nyonya Tua ke posisi kelima klasemen sementara Serie A.
Konteks Pertandingan
Laga ini merupakan pertarungan langsung memperebutkan posisi di klasemen, dengan Bologna unggul dua poin di atas Juventus sebelum kick-off. Juve baru saja menelan kekalahan pekan lalu dari Napoli, namun berhasil memulihkan kepercayaan diri dan peluang Liga Champions mereka dengan kemenangan tengah pekan atas Pafos.
Daniele Rugani dan Gleison Bremer sudah kembali masuk daftar cadangan, namun Dusan Vlahovic, Federico Gatti, Arek Milik, dan Carlo Pinsiglio masih absen karena cedera. Sementara itu, performa Bologna di Serie A sempat tersendat dengan kekalahan dari Cremonese dan hasil imbang melawan Lazio yang bermain dengan 10 pemain. Namun, mereka baru saja meraih kemenangan tandang 2-1 atas Celta Vigo di Liga Europa. Kubu Rossoblu juga kehilangan Nicolò Casale, Martin Vitik, Remo Freuler, dan Lukasz Skorupski karena cedera.
Secara mengejutkan, Juventus tak terkalahkan di kandang Bologna, Dall’Ara, sejak November 1998 dan belum pernah kalah dari Bologna sama sekali sejak Februari 2011 dengan skor 2-0.
Jalannya Laga Babak Pertama
Di awal pertandingan, kiper Michele Di Gregorio langsung melakukan penyelamatan ganda. Pertama, menepis tendangan akrobatik Tommaso Pobega dari tendangan bebas, kemudian mengamankan bola muntah dari Riccardo Orsolini di tiang jauh.
Tendangan melengkung khas Orsolini berhasil dipatahkan. Teun Koopmeiners menerima kartu kuning yang membuatnya akan absen pekan depan melawan Roma. David terlalu kencang dalam memberikan umpan terobosan kepada Kenan Yildiz setelah memanfaatkan kesalahan Lewis Ferguson.
Weston McKennie hanya menyundul tipis umpan silang Andrea Cambiaso, sementara David mengklaim penalti setelah terjatuh terlalu mudah akibat dorongan Jhon Lucumi.
Juventus sempat mencetak gol pada menit ke-36 ketika David menyundul bola panjang untuk McKennie. Bola pantul berhasil dimenangkan McKennie dari kiper Ravaglia yang maju, kemudian McKennie dengan murah hati mengoper ke arah David yang berdiri bebas untuk menyarangkan bola ke gawang kosong. Namun, gol tersebut dianulir karena McKennie berada dalam posisi offside saat menyentuh bola pertama kali.
Juventus terus berupaya, namun belum cukup presisi. Ravaglia sempat keluar dari sarangnya saat Kenan Yildiz memberikan umpan cerdik kepada Conceicao. Kemudian, Lucumi melakukan intersep krusial saat Khephren Thuram mencoba mengumpan kepada talenta asal Portugal tersebut.
Bologna justru memiliki peluang emas di penghujung babak pertama. Umpan cerdik Orsolini berhasil menemukan Nadir Zortea yang kemudian melepaskan tembakan keras membentur bagian bawah mistar gawang, dengan Di Gregorio hanya mampu menyentuhnya dengan ujung jari.
Bologna sempat mengajukan banding penalti yang terlihat terlalu berharap, saat tangan Manuel Locatelli berada di belakang punggungnya ketika menghalau umpan silang Cambiaghi.
Momen Krusial dan Kartu Merah
Juventus akhirnya menemukan celah setelah tendangan Kenan Yildiz mengenai Heggem dan hanya melebar tipis. Dari sepak pojok yang dihasilkan, Kenan Yildiz mengirimkan umpan silang pendek yang disambut Juan Cabal, pemain pengganti, dengan sundulan bebas dari jarak enam yard untuk mengubah skor menjadi 1-0.
Situasi memburuk bagi tuan rumah tak lama setelah itu, ketika Heggem tertipu oleh bola panjang dari Di Gregorio dan menjatuhkan Lois Openda di luar area penalti, yang berbuah kartu merah langsung.
Ada kabar baik lainnya bagi Juventus, karena Gleison Bremer melakukan comeback-nya untuk 15 menit terakhir, penampilan pertamanya sejak cedera meniskus pada 27 September.
Dominasi Juventus di Akhir Laga
Conceicao mengklaim penalti setelah berbenturan dengan lengan Lucumi, membuat sang bek geram. Sementara itu, upaya Federico Bernardeschi tidak terlalu merepotkan Di Gregorio.
Ravaglia menjaga skor tetap rendah dengan penyelamatan satu tangan yang luar biasa dari tendangan mendatar Openda dari jarak 12 yard setelah umpan Cabal. Kemudian Openda melepaskan peluang menjanjikan lainnya melewati mistar gawang di masa injury time.
Kemenangan ini membawa Juventus melesat ke posisi kelima, menggeser Bologna dan memperkuat posisi mereka di papan atas klasemen. Sementara bagi Bologna, ini adalah kekalahan kandang Serie A kedua berturut-turut setelah takluk 3-1 dari Cremonese.
(SA/GN)
sumber : onefootball.com
Leave a comment