Raheem Sterling Dikabarkan Ingin Tinggalkan Inggris Menuju Serie A Usai Insiden Pembobolan Rumah
Raheem Sterling dikabarkan tengah mencari jalan keluar dari Inggris, dengan kepindahan ke Serie A sebagai tujuan utama, menyusul insiden pembobolan rumah baru-baru ini. Pemain sayap Chelsea itu ingin kembali menemukan performa terbaiknya setelah mengalami serangkaian kemunduran dalam karier dan kehidupan pribadinya.
Kisah di Balik Keinginan Sterling Pindah
Pada 8 November lalu, rumah Raheem Sterling di Berkshire, Inggris, menjadi sasaran percobaan pembobolan. Bintang Chelsea itu berada di rumah bersama pasangan dan anak-anaknya saat insiden mengerikan tersebut terjadi.
Peristiwa traumatis ini kini sedang dalam penyelidikan dan merupakan kali ketiga Sterling menjadi korban pembobolan. Sebelumnya, pemain berusia 30 tahun itu bahkan harus meninggalkan Piala Dunia 2022 di Qatar setelah rumahnya di London juga disatroni perampok.
Menghadapi pengalaman seperti ini tentu menjadi beban mental yang besar bagi Sterling. Situasi ini datang di tengah masa sulit bagi kariernya, karena ia kini menghadapi kemunduran besar di Chelsea. Sterling belum tampil satu pun untuk Chelsea musim ini, tidak masuk dalam skuad pertandingan mana pun dan berlatih terpisah dari tim utama.
Ini terjadi setelah performa yang kurang memuaskan selama di ibu kota Inggris. Chelsea dilaporkan ingin melepas sang pemain karena gajinya yang fantastis. Saat ini, Sterling adalah pemain dengan gaji tertinggi di Chelsea, dengan laporan sebesar €19,6 juta, empat juta lebih banyak dari Reece James yang menempati posisi kedua.
Secara keseluruhan, kepindahan Sterling ke Chelsea bisa dibilang mengecewakan. Ia hanya berkontribusi pada 34 gol dalam 81 penampilan (19 gol + 15 assist) dan gagal menunjukkan tanda-tanda performa seperti saat ia memenangkan empat gelar Premier League bersama Manchester City.
Waktu Sterling di Chelsea diprediksi akan berakhir, namun klub menghadapi masalah besar karena kontraknya baru akan habis pada Juni 2028. Ini berarti Chelsea harus membayar sisa kontraknya untuk memutus kesepakatan, yang bisa menelan biaya lebih dari €50 juta. Klub sangat ingin menghindari pengeluaran sebesar itu dan sangat berharap untuk menjual Sterling ke pihak yang berminat, bahkan menurunkan harga jualnya hingga di bawah €20 juta.
Beberapa tim Serie A dilaporkan tertarik untuk merekrut pemain Inggris tersebut, mengingat Sterling masih memiliki kualitas yang dapat bermanfaat bagi tim top Eropa.
Klub Serie A yang Potensial untuk Sterling
Salah satu masalah yang akan muncul dalam negosiasi yang melibatkan Sterling adalah gajinya yang tinggi. Dengan pendapatan saat ini, ia akan menjadi pemain dengan gaji tertinggi kedua di Serie A, hanya kalah dari Dusan Vlahovic. Namun, peristiwa terkini dalam kehidupan pribadi Sterling dapat mendorongnya untuk pindah cepat dari Inggris, dan ia mungkin bersedia menerima pemotongan gaji.
Sterling dikenal dengan kemampuannya bermain di kedua sisi sayap, yang berarti ia akan menjadi incaran tim-tim yang menggunakan sistem formasi dengan winger.
Atalanta, yang dikenal dengan gaya bermain menyerang dan sering mengandalkan peran winger, bisa menjadi tujuan menarik. La Dea secara konsisten lolos ke kompetisi Eropa dalam beberapa tahun terakhir, dan hal ini dapat menjadi faktor penting untuk menarik Sterling menukar London dengan Bergamo.
Klub lain yang sukses dengan peran winger adalah Como 1907. Cesc Fabregas terus menunjukkan potensi sebagai manajer top di liga-liga elit Eropa. Klub Italia ini saat ini berada di peringkat ketujuh Serie A dan sedang dalam sembilan pertandingan liga tanpa kekalahan, menjadikan mereka salah satu klub paling menarik di Italia. Tinggal di Como juga merupakan pilihan yang menarik bagi pemain di seluruh Eropa, dan Como menghabiskan lebih dari €100 juta pada bursa transfer terakhir, menunjukkan niat mereka untuk lolos ke kompetisi Eropa.
Keputusan Raheem Sterling untuk meninggalkan Inggris demi Serie A, jika terwujud, akan menjadi salah satu kisah transfer paling menarik. Ini bukan hanya tentang mencari klub baru, tetapi juga kesempatan bagi Sterling untuk membangun kembali kariernya dan menemukan kembali performa terbaiknya di lingkungan yang berbeda, menjauh dari tekanan dan insiden yang ia alami di Inggris. Sementara itu, Chelsea akan berupaya keras untuk menemukan solusi terbaik demi masa depan keuangan dan skuad mereka.
(SA/GN)
sumber : www.footitalia.com
Leave a comment