Vanoli Akui Tantangan Berat di Fiorentina: Semua Pihak Perlu Bekerja Keras
Pelatih kepala baru Fiorentina, Paolo Vanoli, mengungkapkan bahwa semua elemen di klub harus bekerja keras untuk membawa tim keluar dari zona degradasi Serie A. Ia juga menjelaskan strateginya untuk memperbaiki lini pertahanan La Viola dan alasan di balik keputusannya menerima pekerjaan dalam situasi yang begitu genting ini.
Vanoli secara resmi diumumkan sebagai pelatih kepala baru Fiorentina pekan lalu, menggantikan Stefano Pioli. Pioli yang ditunjuk pada musim panas sebelumnya, gagal memenangkan satu pun dari 10 pertandingan liga yang ditanganinya. Saat ini, Fiorentina berada di posisi juru kunci Serie A dengan hanya mengumpulkan lima poin dari 11 pertandingan pertama musim ini.
Meskipun ia telah memimpin pertandingan pertamanya, sebuah hasil imbang 2-2 melawan Genoa yang juga berada di zona degradasi pada 9 November 2025 lalu, Vanoli memberikan konferensi pers perkenalan resminya di hadapan media pada hari Rabu setelah pertandingan tersebut.
Vanoli Bicara Masalah Fiorentina, Gantikan Pioli, dan Bertahan di Serie A
Vanoli membuka konferensi persnya dengan menyampaikan belasungkawa kepada gelandang Viola, Amir Richardson, yang baru saja kehilangan ayahnya.
“Saya ingin memulai dengan menyampaikan belasungkawa kepada Amir, karena dia telah mengalami kehilangan yang sangat besar,” ujar Vanoli.
Setelah itu, Vanoli menjelaskan mengapa ia memutuskan untuk menerima tantangan khusus di Fiorentina ini.
“Karena saya tahu bagaimana Florence itu, dan saya tahu bahwa klub telah menunjukkan banyak pertumbuhan. Tantangan-tantangan ini memotivasi saya, memberi saya energi, dan yang terpenting, tidak membuat saya takut.
Jalan akan panjang dan sulit, itulah mengapa kita harus memiliki pikiran yang jernih. Ini akan membutuhkan waktu, pengorbanan, dan kerja keras untuk keluar dari situasi ini. Mari kita lupakan jendela transfer Januari.
Saya telah mendengar banyak hal tentang persiapan selama musim panas. Saya tidak ingin membandingkan diri saya dengan seseorang yang telah melakukan banyak hal untuk membantu Fiorentina (mengacu pada Stefano Pioli), berbicara seperti itu, atau tentang jendela transfer, itu bukan hal yang benar. Kami sedang memikirkan pertandingan berikutnya, yang akan penting dan sulit bagi kami.”
Strategi Menghadapi Dua Kompetisi
Vanoli ditanya apakah menurutnya realistis bagi Fiorentina untuk menghindari degradasi sambil juga bersaing di ajang Liga Konferensi Eropa. Ia menjawab dengan pendekatan pragmatis.
“Kita harus menghadapi semuanya pertandingan demi pertandingan. Liga adalah satu tujuan, piala adalah hal yang berbeda. Kesalahan sekarang adalah memikirkan apa yang bisa kita capai di masa depan. Kita harus mengambil langkah-langkah kecil. Di liga, kita fokus liga. Di piala, kita fokus piala. Mari kita tetapkan tujuan-tujuan kecil, jika tidak, kita akan ‘tersingkir’ seperti yang saya sebut.”
Disiplin Pemain dan Perbaikan Lini Belakang
Mengenai aktivitas di media sosial yang “dipertanyakan” oleh beberapa pemainnya dalam beberapa pekan terakhir, Vanoli menekankan pentingnya perilaku.
“Kita harus memberikan pelajaran tentang perilaku. Anak-anak ini adalah pemain muda, yang terkadang membuat kesalahan. Ketika ada kesalahan seperti ini, kita hanya perlu memanggil pemainnya, duduk bersama mereka, dan memberitahu bagaimana seharusnya berperilaku. Itu adalah bagian dari pertumbuhan, memahami mengapa pemain membuat kesalahan tertentu.”
Ketika ditanya tentang masalah pertahanan Fiorentina, Vanoli mengakui ada banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan.
“Jika kita melihat statistiknya, kita harus mengakui bahwa kita semua punya sedikit pekerjaan. Kami ingin memulai dari hal-hal sederhana terlebih dahulu, seperti kekompakan tim. Kami kebobolan banyak gol dari situasi bola mati. Saya sudah mencoba man-to-man marking dalam satu sesi latihan.
Kita harus lebih berhati-hati, kita sudah melihat itu dengan gol-gol yang kebobolan saat melawan Genoa.”
Dengan kondisi Fiorentina yang berada di dasar klasemen dan tantangan ganda di Serie A serta Liga Konferensi Eropa, Paolo Vanoli memiliki tugas berat di pundaknya. Fokus pada setiap pertandingan, perbaikan di lini belakang, dan penegakan disiplin menjadi kunci utama bagi sang pelatih untuk membawa La Viola kembali ke jalur yang benar.
(SA/GN)
sumber : football-italia.net
Leave a comment