Akanji Tutup Pintu Kembali ke Manchester City di Tengah Krisis Bek
Bek pinjaman Manchester City, Manuel Akanji, telah menegaskan tidak ada kemungkinan dirinya kembali ke Etihad Stadium bulan ini. Pernyataan ini muncul di tengah krisis cedera parah yang melanda lini belakang The Citizens, membuat harapan mereka untuk meraih gelar Premier League kian meredup.
Krisis Pertahanan The Citizens
Pelatih Pep Guardiola kini harus tanpa Josko Gvardiol dan Ruben Dias, di mana keduanya diperkirakan akan menepi selama beberapa bulan akibat patah kaki dan masalah hamstring. Kondisi ini memaksa City untuk mengandalkan pemain lain dalam skuad dengan pengalaman yang minim.
Duet bek tengah Abdukodir Khusanov dan Max Alleyne tampil kurang meyakinkan saat dihajar Manchester United, dan terbaru, Bodo/Glimt di Liga Champions. Performa mereka menyoroti masalah pelik yang kini dihadapi Manchester City. Nico O’Reilly, yang bisa dibilang bek terkuat City, sempat dicoba di lini tengah saat menghadapi Old Trafford, namun segera dikembalikan ke posisi aslinya sebagai bek kiri. Sementara itu, Rayan Ait-Nouri dan Rico Lewis terbukti kurang efektif di posisi bek kanan.
Banyak titik lemah di pertahanan Manchester City saat ini, bahkan dengan kedatangan Marc Guehi senilai 20 juta poundsterling yang diharapkan bisa meminimalkan risiko kekalahan lebih lanjut. Namun, peluang kembalinya Manuel Akanji, yang telah bermain 26 kali untuk klub Serie A Inter, kini mustahil terjadi.
Sikap Tegas Akanji
“Tidak, tidak ada kemungkinan saya kembali ke City,” tegas Akanji kepada situs resmi klub Italia tersebut. Pernyataan ini disampaikannya menjelang kekalahan 1-3 Inter dari Arsenal di Liga Champions pada Selasa malam.
Bek berusia 30 tahun itu juga ditanya apakah Inter merupakan klub masa depannya. “Pertanyaan sebelumnya adalah tentang apakah saya akan kembali di musim dingin dan saya menjawab tidak,” ujarnya. “Apa yang terjadi di akhir musim tidak hanya tergantung pada saya, tapi saya sangat senang di sini dan saya berharap ini bisa berlanjut. Kita lihat saja nanti.”
Masa Depan Permanen di Inter
Inter berencana untuk mengaktifkan opsi pembelian senilai 15 juta poundsterling demi mempermanenkan Akanji. Hal ini tidak lepas dari peran pentingnya dalam perjuangan mereka meraih gelar Serie A ke-21. Saat ini, pemuncak klasemen Liga Italia itu unggul tiga poin dari AC Milan yang berada di posisi kedua, setelah 21 pertandingan yang telah dimainkan.
Perjalanan Karier dan Implikasi Masa Depan
Manuel Akanji telah mencapai puncak performa di beberapa liga sepanjang kariernya, dimulai dari FC Winterthur sebelum pindah ke FC Basel pada tahun 2015. Potensinya benar-benar mulai terlihat ketika ia bergabung dengan Borussia Dortmund, yang kemudian mengantarkannya ke Manchester City. Bersama City, ia berhasil meraih gelar Liga Champions, dua gelar Premier League, dan satu Piala FA di bawah pengawasan ketat Pep Guardiola.
Namun, seiring dengan kabar kemungkinan kepergian manajer asal Catalan itu pada akhir musim ini atau musim 2026/27, sangat besar kemungkinan bahwa hari-hari Manuel Akanji di Etihad Stadium telah berakhir untuk selamanya.
(SA/GN)
sumber : ca.sports.yahoo.com
Leave a comment