Juventus Gagal Menang di Kandang, Ditahan Imbang Lecce 1-1
Jonathan David gagal mengeksekusi penalti krusial, membuat Juventus harus puas bermain imbang 1-1 melawan Lecce yang terancam degradasi di Allianz Stadium. Hasil ini juga mengakhiri rentetan empat kemenangan beruntun Juventus di semua kompetisi.
David, penyerang internasional Kanada, sebelumnya dikenal dengan ketajamannya dari titik putih dan ini adalah kali pertama ia gagal mengkonversi penalti di level klub sejak Januari 2025. Hasil imbang ini tentu menjadi pukulan bagi Si Nyonya Tua yang berambisi terus menempel ketat di papan atas.
Dominasi Awal Si Nyonya Tua
Mengambil keuntungan dari catatan tak terkalahkan di 16 pertandingan kompetitif sebelumnya di Allianz Stadium, yang membentang sejak Maret 2025, Juventus langsung mendominasi sejak awal pertandingan. Mereka berusaha keras untuk membuka keunggulan, namun kiper Lecce, Wladimiro Falcone, tampil luar biasa.
Falcone, yang menjadi pahlawan bagi timnya, berhasil melakukan sepasang penyelamatan gemilang dari tembakan Andrea Cambiaso dan dengan cekatan menepis sundulan Jonathan David yang mengarah ke tiang gawang. Kenan Yildiz terus menjadi pemain paling berpengaruh bagi tuan rumah, namun Juventus terlihat menyia-nyiakan banyak peluang seiring berjalannya babak pertama.
Kejutan dari Lecce dan Respons Cepat Juventus
Saat semua pihak berpikir Juventus akan menunggu hingga jeda untuk mencetak gol pembuka, kejutan justru terjadi. Lecce-lah yang berhasil memecah kebuntuan. Berawal dari bola yang kurang sempurna dari Cambiaso, Lameck Banda berhasil merebutnya, melewati Bremer, dan mengirimkan tembakan yang bersarang di tiang dekat gawang Juventus. Gol ini membuat Allianz Stadium terdiam sesaat.
Namun, Juventus tidak menyia-nyiakan banyak waktu di babak kedua untuk menyamakan kedudukan. Hanya empat menit setelah jeda, Kenan Yildiz berhasil menemukan Weston McKennie di luar kotak enam meter, meninggalkan gelandang Amerika Serikat itu dengan penyelesaian mudah melewati Falcone. Skor pun berubah menjadi 1-1.
Drama Penalti Gagal dan Pertahanan Heroik Lecce
Tekanan dari Juventus terus berlanjut. Tuan rumah mendapatkan secercah keberuntungan ketika tembakan voli David mengenai tangan Mohamed Kaba di dalam kotak penalti, membuat wasit menunjuk titik putih. Namun, tendangan penalti yang dieksekusi David terlalu lemah dan berhasil diselamatkan dengan kaki oleh Falcone. Kegagalan ini menjadi yang pertama bagi David di level klub sejak Januari 2025.
Setelah kegagalan penalti tersebut, Lecce bertahan dengan sekuat tenaga. Mereka berhasil menahan gempuran lawan meskipun ada upaya-upaya akhir dari Filip Kostic dan Jonathan David, di mana tembakan David terakhir lagi-lagi dihentikan dengan brilian oleh Falcone.
Man of the Match dan Dampak Hasil
Ini adalah kali pertama Juventus gagal meraih kemenangan di kandang mereka sejak awal November, sebuah fakta yang kemungkinan besar akan dikaitkan oleh pelatih Luciano Spalletti dengan pemborosan peluang, terutama dari titik penalti.
Bagi Lecce, mereka akan mengambil semangat dari poin tandang pertama mereka melawan tim-tim yang memulai putaran Serie A di posisi 12 teratas. Hasil ini secara provisional juga menempatkan mereka lima poin di atas zona degradasi, memberikan harapan besar untuk tetap bertahan di kasta tertinggi.
Wladimiro Falcone dari Lecce dinobatkan sebagai Flashscore Man of the Match berkat serangkaian penyelamatan krusialnya sepanjang pertandingan. Penampilan heroik sang kiper menjadi kunci utama bagi Lecce untuk membawa pulang satu poin berharga dari markas Juventus.
(SA/GN)
sumber : www.flashscore.com
Leave a comment