Inter Milan Comeback Dramatis, Bantai Pisa 6-2 di San Siro
Inter Milan menunjukkan mental juara dengan bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk mengamankan kemenangan telak 6-2 atas Pisa dalam pertandingan Serie A di Giuseppe Meazza pada Jumat, 23 Januari 2026 dini hari WIB. Enam pencetak gol berbeda menjadi bukti kekuatan serangan Nerazzurri.
Meskipun meraih kemenangan besar, Inter sebenarnya memulai laga dengan cukup kesulitan. Tim tamu, Pisa, secara mengejutkan berhasil unggul dua gol hanya dalam 23 menit pembuka pertandingan.
Awal Mengejutkan Pisa
Stefano Moreo menjadi momok bagi pertahanan Inter di awal pertandingan. Gol pertamanya bahkan disebut-sebut sebagai kandidat gol terbaik musim ini. Momen tersebut terjadi ketika kiper Inter, Yann Sommer, terpaksa keluar dari sarangnya untuk menerima umpan balik dari Henrikh Mkhitaryan. Namun, distribusi bola dari Sommer jauh dari kata ideal. Moreo berhasil mencegat umpan tersebut dan tanpa ragu melepaskan tendangan lob spektakuler dari jarak sekitar 30 yard yang melewati kepala kiper Inter.
Upaya Yann Bisseck untuk memperkecil ketertinggalan Nerazzurri melalui tendangan kaki kiri setelah aksi solo run masih melebar dari tiang dekat. Hanya delapan menit setelah gol pembuka, Moreo kembali menggandakan keunggulan Pisa. Kali ini, ia menyundul bola di tiang dekat dari tendangan sudut kiri, membuat skor menjadi 0-2 untuk Pisa.
Pergantian Taktik Berbuah Manis
Pelatih Inter, Cristian Chivu, mengambil keputusan cepat dengan melakukan pergantian pemain taktis pada menit ke-30, menarik Luis Henrique dan memasukkan Federico Dimarco. Pergantian ini sempat diwarnai cemoohan dari para pendukung Inter kepada Luis Henrique saat ia meninggalkan lapangan. Namun, keputusan Chivu terbukti jitu.
Nerazzurri menjadi semakin berbahaya dari sisi kiri dan berhasil mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-39 setelah Matteo Tramoni melakukan handball. Piotr Zielinski, yang mendapatkan penalti tersebut, berhasil mengeksekusinya dengan sempurna, menandai dimulainya kebangkitan Inter.
Hanya dua menit berselang, Dimarco memberikan umpan silang yang akurat untuk Lautaro Martinez. Sang kapten dengan mudah memenangkan duel udara di dalam kotak penalti dan mengalahkan kiper Scuffet dengan sundulan ke tiang jauh.
Kebangkitan Inter semakin lengkap di masa injury time babak pertama. Pio Esposito, setelah memotong masuk ke dalam kotak penalti, berhasil menyundul bola dengan kuat ke gawang memanfaatkan umpan silang dari Alessandro Bastoni, membuat skor menjadi 3-2 saat turun minum.
Inter Menggila di Babak Kedua
Babak kedua dimulai dengan Inter yang terus menekan. Pio Esposito memiliki peluang lain, namun Scuffet berhasil menepisnya ke pojok atas gawang dengan tangan berlawanan. Kiper Pisa itu juga melakukan penyelamatan gemilang atas tendangan Dimarco.
Marcus Thuram dan Nicolò Barella dimasukkan pada 30 menit terakhir pertandingan. Thuram memimpin serangan balik, tetapi usahanya tidak berhasil karena Scuffet kembali melakukan penyelamatan terbang. Bola rebound yang disambut Dimarco membentur tiang gawang setelah Calabresi membelokkan upayanya dengan tekel meluncur.
Pisa hanya memiliki satu peluang melalui sundulan Canestrelli dari tendangan sudut. Namun, Inter akhirnya mengunci pertandingan dengan gol luar biasa dari Dimarco. Tendangan voli spektakuler pemain Italia itu membentur bagian dalam tiang dan masuk ke gawang.
Dimarco juga terlibat dalam gol kelima Inter. Umpan terobosannya menemukan Bonny yang masuk ke kotak penalti, menggiring bola melewati dua bek, dan berhasil mencetak gol dari sudut sempit. Pesta gol Inter ditutup oleh Henrikh Mkhitaryan yang mencetak gol Serie A pertamanya dalam lebih dari setahun. Gelandang Armenia itu memanfaatkan umpan sundulan Bisseck dari tendangan sudut, muncul di tiang jauh, dan menyundul bola dari jarak hanya beberapa inci.
Dampak Kemenangan
Kemenangan telak ini membawa Inter Milan unggul enam poin dari AC Milan yang berada di posisi kedua klasemen sementara Serie A. Milan sendiri masih memiliki satu pertandingan tunda yang akan dimainkan tandang melawan AS Roma pada hari Minggu. Hasil ini semakin memantapkan posisi Inter di puncak klasemen dan mengirimkan pesan kuat kepada para pesaingnya.
(SA/GN)
sumber : football-italia.net
Leave a comment