Inter Milan Kokoh di Puncak Serie A, Siap Hadapi Tantangan Liga Champions
MILAN – Inter Milan memancarkan kepercayaan diri penuh menjelang bergulirnya kembali Liga Champions, setelah sukses mengukuhkan posisi mereka di puncak klasemen Serie A. Kemenangan tipis 1-0 atas Udinese pada hari Sabtu lalu menjadi bukti ketangguhan Nerazzurri.
Kemenangan Krusial Inter Milan
Lautaro Martínez kembali menjadi pahlawan Inter dengan mencetak gol di babak pertama. Hasil ini membuat Inter unggul enam poin dari pesaing terdekatnya, AC Milan yang akan menjamu Lecce pada hari Minggu, serta juara bertahan Napoli yang juga memetik kemenangan 1-0 atas Sassuolo.
Menyikapi jadwal padat yang akan datang, pelatih Cristian Chivu kembali merotasi skuadnya saat melawan Udinese. Pio Esposito tampil sebagai tandem Lautaro di lini depan. Keduanya langsung menunjukkan kolaborasi apik pada menit ke-20 untuk gol pembuka.
Momen gol terjadi ketika Piotr Sebastian Zielinski mengirim umpan terobosan ke kotak penalti. Esposito dengan cerdik melakukan backheel untuk mengembalikan bola ke jalur Lautaro. Sang kapten kemudian menerobos pertahanan lawan sebelum melepaskan tendangan keras ke pojok kanan bawah gawang.
Inter sempat mengira telah menggandakan keunggulan pada menit ke-61 melalui Federico Dimarco, menyusul assist lain dari Esposito. Namun, gol tersebut dianulir karena offside.
Momen Penting Jelang Liga Champions
Kini, Inter akan menyambut Arsenal dalam laga Liga Champions pada hari Selasa mendatang. Arsenal datang dengan performa gemilang, memuncaki klasemen grup dengan catatan enam kemenangan dari enam pertandingan. Sementara itu, Inter yang baru saja menelan dua kekalahan beruntun, berada di posisi keenam.
Napoli Bangkit, Dihantui Cedera
Di pertandingan lain, Napoli berhasil mengakhiri rentetan tiga hasil imbang beruntun. Namun, kemenangan ini mungkin harus dibayar mahal dengan potensi cedera beberapa pemain kunci.
Stanislav Lobotka mencetak gol pertamanya dalam lebih dari tiga tahun, melepaskan tendangan voli dari bola muntah pada menit ketujuh setelah kiper Sassuolo, Arijanet Muric, hanya bisa menepis tembakan Eljif Elmas.
Sayangnya, Elmas dan rekan setimnya, Amir Rrahmani, harus ditarik keluar lapangan karena cedera di babak kedua. Cedera Rrahmani tampaknya lebih serius, diduga masalah otot di paha kirinya, sedangkan Elmas merasa pusing setelah benturan di kepala.
Matteo Politano juga terlihat mengalami masalah otot di masa injury time, tetapi terpaksa tetap bermain – meski dengan pergerakan terbatas – karena Napoli sudah menghabiskan semua jatah pergantian pemain.
Napoli sendiri berada dalam posisi berbahaya di klasemen Liga Champions, sangat dekat dengan zona eliminasi. Mereka akan bertandang ke markas Copenhagen pada hari Selasa mendatang.
Kejutan Cagliari Hancurkan Juventus
Sementara itu, kejutan terjadi ketika Juventus yang menempati posisi keempat secara tak terduga takluk 0-1 di kandang tim penghuni zona degradasi, Cagliari.
Cagliari mencetak gol pada menit ke-65 melalui skema bola mati yang terencana apik. Alih-alih melambungkan bola ke area penalti dari tendangan bebas, Gianluca Gaetano mengirimkan umpan rendah untuk Luca Mazzitelli yang langsung melepaskan tendangan voli ke pojok bawah gawang.
Mazzitelli sempat nyaris menyebabkan penalti di awal laga karena dugaan pelanggaran terhadap gelandang Juventus, Fabio Miretti, namun keputusan tersebut dibatalkan setelah tinjauan VAR.
Dengan kemenangan ini, Cagliari berhasil naik delapan poin di atas zona degradasi. Juventus akan menjamu Benfica di Liga Champions pada hari Rabu.
Dampak Hasil Terkini
Hasil-hasil di Serie A akhir pekan ini memberikan gambaran yang beragam bagi tim-tim papan atas Italia. Inter Milan semakin nyaman di puncak dan mendapatkan suntikan moral jelang laga Eropa. Napoli berhasil meraih poin penuh tetapi harus memantau kondisi pemain yang cedera, sementara Juventus harus bangkit dari kekalahan mengejutkan untuk menjaga asa di kompetisi domestik dan Liga Champions.
(SA/GN)
sumber : www.sportsnet.ca
Leave a comment