Forest Sepakat Pinjam Lorenzo Lucca dari Napoli
Nottingham Forest telah mencapai kesepakatan peminjaman dengan Napoli untuk mendatangkan penyerang Lorenzo Lucca. Kesepakatan ini mencakup opsi pembelian permanen dengan nilai sekitar 40 juta euro.
Lucca dijadwalkan terbang dari Naples pada Kamis malam untuk menjalani tes medis. Penyerang berusia 25 tahun itu sebelumnya dipinjamkan ke juara bertahan Italia tersebut dari Udinese sejak musim panas lalu.
Musim ini, Lucca telah mencetak dua gol dalam 23 pertandingan untuk Napoli, dengan total waktu bermain hanya 595 menit. Kesepakatan peminjaman antara Udinese dan Napoli untuk Lucca sendiri dianggap sebagai formalitas yang akan menjadi permanen, dengan kewajiban pembelian yang akan aktif pada Februari. Dengan demikian, Napoli memiliki kendali penuh atas sang pemain.
Forest memang tengah memburu penyerang baru pada jendela transfer kali ini, mengingat top skor musim lalu, Chris Wood, harus menepi karena cedera lutut. Sebelumnya, penyerang internasional Iran, Mehdi Taremi, dikabarkan menjadi target utama dalam daftar empat penyerang incaran Forest, dan kedatangan Lucca diperkirakan tidak akan mengubah prioritas tersebut. Selain itu, Jorgen Strand Larsen dari Wolverhampton Wanderers yang terancam degradasi juga sempat dipertimbangkan.
Lucca bergabung dengan Napoli dengan status pinjaman selama semusim penuh dari Udinese pada musim panas lalu, setelah mencetak 14 gol dalam 36 pertandingan pada musim sebelumnya. Ia merupakan salah satu dari sembilan pemain baru yang didatangkan Napoli, yang saat ini menduduki posisi ketiga di liga setelah 21 pertandingan.
Lucca juga telah mencatatkan lima penampilan untuk tim nasional Italia, namun tidak masuk dalam skuad untuk pertandingan internasional pada September, Oktober, dan November lalu.
Apa yang Bisa Diberikan Lucca untuk Forest?
Keputusan Nottingham Forest untuk melepas Arnaud Kalimuendo dengan status pinjaman ke Frankfurt, hanya lima bulan setelah merekrutnya dari Rennes, sempat menimbulkan banyak pertanyaan. Namun, jika Sean Dyche memiliki keraguan apakah Kalimuendo cocok dengan tim Forest-nya, hal yang sama kemungkinan tidak akan berlaku untuk Lucca.
Dengan absennya Chris Wood yang cedera lutut, Forest memang kekurangan daya gedor. Meskipun Igor Jesus telah berusaha keras dan menunjukkan performa apik di hampir setiap lini kecuali dalam urusan mencetak gol, hanya Wolverhampton Wanderers (15 gol) yang berada di dasar klasemen yang mencetak gol lebih sedikit dari Forest. Tercatat, Forest hanya berhasil mencetak gol dalam empat dari enam pertandingan terakhir mereka di Premier League.
Penampilan Forest dalam hasil imbang 0-0 melawan Arsenal akhir pekan lalu memang mengesankan, namun itu adalah kali ke-11 mereka gagal mencetak gol di liga musim ini, jumlah yang lebih banyak dari tim lain mana pun.
Pada Lucca, Forest tidak merekrut pemain dengan catatan gol yang terlalu fantastis musim ini, ia baru mencetak satu gol dalam 16 penampilan di Serie A untuk Napoli. Namun, ia adalah sosok yang lebih produktif musim lalu, ketika ia mencetak 14 gol dalam 36 pertandingan bersama Udinese. Yang paling penting, ia adalah pemain yang mampu mereplikasi kehadiran fisik seperti yang diberikan Wood saat tim asuhan Nuno Espirito Santo finis di posisi ketujuh musim lalu.
Lucca, dengan tinggi 201 cm, secara alami unggul dalam menyambut bola-bola ke dalam kotak penalti. Salah satu masalah Forest dalam beberapa pekan terakhir adalah mereka kerap mengirimkan banyak umpan silang ke kotak penalti tanpa ada pemain yang bisa menyambutnya. Mereka telah mencoba umpan silang terbanyak di liga (532), namun hanya menempati peringkat ke-17 dalam tingkat keberhasilan, dan hanya ada lima gol yang dihasilkan dari upaya tersebut.
Forest berharap bahwa kedatangan Lucca adalah sosok yang dapat membantu mengubah statistik tersebut, memberikan solusi untuk masalah produktivitas gol mereka.
(SA/GN)
sumber : www.nytimes.com
Leave a comment