Home Sepakbola Italia Serie A Reaksi Inter sulit dijelaskan, tapi kita unggul 7 poin di puncak!
Serie A

Reaksi Inter sulit dijelaskan, tapi kita unggul 7 poin di puncak!

Share
Reaksi Inter sulit dijelaskan, tapi kita unggul 7 poin di puncak!
Share

Dimarco Akui Sulitnya Penjelasan Setelah Kekalahan di Derby Milan

Federico Dimarco mengungkapkan bahwa sulit untuk menjelaskan respon Inter yang kurang optimal saat menghadapi AC Milan. Dia menekankan, “Jika ada yang bilang kepada kami delapan bulan lalu bahwa kami akan unggul tujuh poin, kami tidak akan percaya.” Pernyataan ini ia sampaikan setelah Inter mengalami kekalahan dalam derby Milan yang berlangsung di Stadio Giuseppe Meazza.

Jalannya Pertandingan

Inter terlihat kurang kompak setelah kehilangan dua penyerang utama, Marcus Thuram yang menderita gejala flu dan Lautaro Martinez yang mengalami cedera. Dimarco dan Henrikh Mkhitaryan juga melewatkan beberapa peluang emas, sementara Milan berhasil memanfaatkan kesempatan dengan baik. Pervis Estupinan mencetak gol setelah menerima umpan dari Youssouf Fofana, mengejutkan kiper Yann Sommer di tiang dekat.

Dimarco Mengungkap Kendala Tim

“Milan turun jauh setelah gol mereka, dan kami tidak mampu menciptakan cukup peluang untuk membahayakan mereka,” ujar Dimarco melalui DAZN Italia. Ia menjelaskan bahwa tim telah mempersiapkan pertandingan dengan blok rendah hingga menengah untuk memperkuat tekanan. Namun, saat kesempatan itu hadir, bola justru melambung dan Dimarco tidak mampu mengonversinya menjadi gol.

Inter sebelumnya tidak tersentuh oleh kekalahan di liga sejak derby terakhir, yang juga berakhir 1-0 pada November 2025, dengan catatan dua kali imbang melawan Napoli dan 14 kemenangan.

Reaksi Pemain

“Ketika kami kebobolan, sering kali kami kesulitan untuk bereaksi, atau malah tidak menunjukkan cukup determinasi,” akui Dimarco. “Ini sulit untuk dijelaskan, tetapi tim tetap bersatu dan memiliki musim yang luar biasa, serta masih unggul tujuh poin di puncak klasemen.”

Dimarco menambahkan, “Kami harus tetap tenang, karena nasib kami sepenuhnya ada di tangan kami.” Meskipun hasil ini memotong keunggulan Inter di puncak tabel Serie A, mereka masih memiliki keuntungan signifikan dengan 10 pertandingan tersisa.

Baca juga:  Allegri jujur soal Pulisic ditarik: Kenapa ya?

Evaluasi Pertandingan Besar

Inter kini mencatatkan rekor buruk dalam pertandingan penting, dengan hanya meraih dua kemenangan, satu imbang, dan tiga kekalahan dalam laga melawan Milan, Napoli, Roma, dan Juventus. “Jika ada yang bilang kami akan unggul tujuh poin delapan bulan lalu, kami tentu tidak akan percaya,” ungkap Dimarco. “Kami perlu menjaga fokus untuk sepuluh pertandingan tersisa ini.”

Inter juga merasa dirugikan dalam babak tambahan waktu saat Denzel Dumfries terpantul bola ke arah lengan Samuele Ricci di dalam area penalti. “Saya tidak melihat kejadian itu, tetapi berdasarkan rekaman video, lengan terlihat cukup lebar. Ini tergantung pada interpretasi wasit, seharusnya ada pemeriksaan VAR,” jelas Dimarco.

Kekalahan ini menjadi tantangan bagi Inter untuk kembali menjaga momentum dalam persaingan di Serie A, sementara Milan berusaha memperbaiki penampilan mereka di sisa musim ini.

(SA/GN)
sumber : football-italia.net

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

‘Juve Day’ hadir, Barnton rayakan hubungan istimewa dengan raksasa Serie A!

'Juve Day' hadir menggembirakan, Barnton merayakan hubungan istimewa dengan raksasa Serie A,...

Skandal baru! Mantan bintang Italia ungkap korupsi di Serie A.

Mantan bintang Italia mengejutkan publik dengan pengakuan skandal korupsi di Serie A,...

Ex-Inter: Pahami Perasaan Romelu Lukaku, Feud dengan Napoli Aneh!

Romelu Lukaku mengungkapkan perasaannya terkait feud aneh dengan Napoli. Sebagai mantan pemain...

Skandal baru! Mantan pemain Italia bongkar korupsi di Serie A.

Mantan pemain Italia mengungkap skandal mengejutkan soal korupsi di Serie A, mengguncang...