Home Sepakbola Italia Serie A Robinio Vaz dan Darryl Bakola: Tantangan Serie A Usai Tinggalkan OM!
Serie A

Robinio Vaz dan Darryl Bakola: Tantangan Serie A Usai Tinggalkan OM!

Share
Robinio Vaz dan Darryl Bakola: Tantangan Serie A Usai Tinggalkan OM!
Share

Peluang Cerah Robinio Vaz dan Darryl Bakola di Italia

Marseille melepas dua prospek muda, Robinio Vaz dan Darryl Bakola, pada bulan Januari setelah keduanya menunjukkan performa menjanjikan pada musim gugur. Namun, sejak tiba di Italia, keduanya mengalami kesulitan dalam mendapatkan menit bermain dan membangun momentum.

Situasi Vaz di Roma

Robinio Vaz, yang berusia 19 tahun, kini membela Roma dan dijadwalkan bermain pada Kamis malam dalam leg kedua babak 16 besar Liga Europa melawan Bologna. Setelah pindah ke Roma, ia tinggal di pusat latihan Trigoria yang mengingatkan pada latihan di La Commanderie. Hingga saat ini, Vaz lebih sering duduk di bangku cadangan di belakang Paulo Dybala, Stephan El Shaarawy, dan rekrutan musim dingin, Donyell Malen. Ia kembali diturunkan pada kekalahan 1-2 melawan Como pada Minggu lalu.

Jam bermainnya di liga belum mencapai total satu pertandingan penuh, dan ia masih menunggu gol pertamanya, meskipun tetap optimis. Biaya transfer sekitar €25 juta, termasuk bonus, turut memengaruhi pandangan penggemar, tetapi Vaz merasa bahwa keputusan pindah ini tepat, terutama setelah ia belajar di bawah pelatih kenamaan, Gian Piero Gasperini, setelah sebelumnya dilatih oleh Roberto De Zerbi. Ia kini menetap dengan harapan keluarganya bisa segera menyusul.

Kisah Bakola di Sassuolo

Darryl Bakola, yang berusia 18 tahun, mencapai puncak kariernya bersama Marseille dengan memberikan assist pada Pierre-Emerick Aubameyang dalam kemenangan 2-1 di Liga Champions melawan Newcastle pada 25 November. Setelah lima penampilan di Ligue 1 dan pembicaraan kontrak yang tegang, ia pindah ke Sassuolo dengan biaya sekitar €10 juta. Meski Bakola tetap memiliki semangat yang tinggi, pelatih Fabio Grosso jarang memberinya kesempatan bermain, meskipun ada dukungan dari mantan rekan satu timnya di OM, Ismaël Koné dan Ulisses Garcia.

Baca juga:  Intip Starting XI Napoli vs Verona di Serie A Pekan 19!

Sejak pindah, ia hanya mendapatkan dua kesempatan bermain dalam dua laga Serie A terakhir dengan total enam menit. Setelah mengamati situasi di Jerman, Bakola memilih untuk berkarier di Italia, mengikuti jejak idolanya, Paul Pogba. Ia melihat dirinya sebagai pemain tengah yang versatile dan telah mengikuti saran dari Koné dan De Zerbi, menganggap Sassuolo sebagai klub yang mendukung perkembangan pemain muda. Menariknya, Bakola kini bermain bersama adiknya, meski menit bermain masih terbilang sedikit.

Dampak Transfer

Dengan kepergian keduanya, Marseille mungkin harus mencari cara untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh Vaz dan Bakola. Sementara itu, baik Vaz maupun Bakola diharapkan bisa segera menemukan bentuk permainan terbaik mereka dan beradaptasi dengan kompetisi di Italia. Perpindahan ini bisa menjadi titik balik penting dalam karier mereka jika mampu memanfaatkan peluang yang ada.

(SA/GN)
sumber : onefootball.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Abodi mendesak ketua sepakbola Italia untuk mundur.

Abodi mendesak ketua sepakbola Italia untuk mundur, menyoroti krisis dalam organisasi dan...

Serie A Bakal Dipangkas Jadi 16 Tim Setelah Keterpurukan Timnas Italia!

Serie A akan dipangkas menjadi 16 tim sebagai respons terhadap keterpurukan Timnas...

Man United bisa aktifkan klausul £21,7 juta untuk defender Serie A!

Manchester United dilaporkan sedang mempertimbangkan untuk mengaktifkan klausul £21,7 juta untuk mendatangkan...

Hanya satu pemain Italia di Serie A yang tampil di Piala Dunia!

Hanya satu pemain Italia yang tampil di Piala Dunia meski Serie A...