AS Roma Tundukkan Lecce 2-0, Dekati Puncak Klasemen Serie A
AS Roma sukses memangkas jarak menjadi hanya tiga poin dari puncak klasemen Serie A setelah meraih kemenangan relatif nyaman 2-0 atas US Lecce. Hasil ini sekaligus memperpanjang rekor buruk head-to-head Lecce yang hanya mampu meraih satu kemenangan dalam 38 pertemuan terakhir melawan Roma (10 imbang, 27 kalah).
Momentum Kembali untuk Giallorossi
Setelah menelan empat kekalahan dalam enam pertandingan liga sebelumnya (dua kemenangan), Roma memulai laga ini di luar empat besar untuk pertama kalinya sejak September. Bertekad untuk kembali menemukan performa terbaik mereka di awal musim, Giallorossi langsung tancap gas sejak awal melawan Lecce. Pendekatan positif mereka pun membuahkan hasil dengan gol pembuka di menit ke-14.
Paulo Dybala menunjukkan visi yang mengesankan untuk mengirim umpan terobosan kepada seorang rekan setimnya di tepi kotak penalti, dan pemain tersebut menyelesaikannya dengan tembakan rendah yang klinis yang tak mampu dibendung kiper Wladimiro Falcone.

Kontrol Permainan dan Gol Penutup
Roma, yang memenangkan seluruh 10 pertandingan liga sebelumnya di musim ini ketika mereka berhasil mencetak gol pembuka, mencoba untuk terus menekan demi menambah keunggulan seiring berjalannya babak pertama. Namun, peluang bersih cukup langka hingga jeda, dengan upaya berbahaya dari Bryan Cristante yang berhasil diblokir dan Falcone yang sigap menggagalkan tembakan jarak dekat dari salah satu penyerang Roma.
Setelah nyaris tidak menciptakan peluang berarti di babak pertama yang kurang bergairah, Lecce menunjukkan peningkatan setelah jeda. Pemain pengganti Santiago Pierotti melepaskan tembakan melebar saat berada di posisi yang cukup menjanjikan di dalam kotak penalti.
Bersyukur atas kesempatan yang terbuang itu, tim tamu (Roma) membalas dengan beberapa peluang mereka sendiri, namun upaya dari Wesley França dan Dybala masih belum menemui sasaran.
Tak gentar, skuad Giallorossi berhasil mencetak gol kedua yang krusial saat waktu pertandingan memasuki 20 menit terakhir, ketika seorang pemain mereka berhasil mengarahkan umpan silang/tembakan dari Niccolò Pisilli dari jarak sekitar enam yard ke dalam gawang.
Gol tersebut secara efektif membunuh harapan Lecce untuk bangkit. Tim berjuluk Salentini itu tidak mampu menciptakan sesuatu yang berarti melawan pertahanan Roma yang kokoh. Dengan demikian, Giallorossi berhasil mengamankan tiga poin penting di Apulia, mengakhiri catatan buruk tiga kekalahan beruntun di laga tandang Serie A.
Pemain Terbaik dan Dampak Kemenangan
Performa solid AS Roma tidak lepas dari kontribusi para pemainnya. Zeki Çelik menjadi Flashscore Man of the Match berkat penampilannya yang konsisten di sepanjang pertandingan.
Kemenangan ini krusial bagi ambisi AS Roma untuk terus bersaing di papan atas Serie A. Dengan semakin mendekatnya jarak poin ke puncak klasemen, kepercayaan diri tim asuhan Daniele De Rossi diharapkan semakin meningkat. Selanjutnya, Roma harus menjaga konsistensi performa mereka di sisa musim untuk mengamankan posisi Liga Champions dan bahkan bersaing memperebutkan Scudetto.
(SA/GN)
sumber : www.flashscore.com
Leave a comment