Home Sepakbola Italia Serie A Roma vs Milan 2004/05: Yuk, Balik ke Mesin Waktu!
Serie A

Roma vs Milan 2004/05: Yuk, Balik ke Mesin Waktu!

Share
Roma vs Milan 2004/05: Yuk, Balik ke Mesin Waktu!
Share

Rivalitas Abadi Italia: Kilas Balik Roma Kontra AC Milan Dua Dekade Silam

Rivalitas antara Roma dan Milan selalu menyajikan salah satu pertarungan paling sengit di dunia sepak bola Italia. Persaingan ini bukan hanya sekadar pertandingan, melainkan pertarungan dua kota dengan gairah luar biasa. Mengenang salah satu episode paling menarik dari persaingan ini, garisfinish.com mengajak Anda menengok kembali sebuah laga bersejarah dua puluh tahun silam, tepatnya pada 20 Maret 2005, di pekan ke-29 Serie A musim itu, ketika AS Roma menjamu AC Milan di Stadio Olimpico.

Konteks Laga: Rossoneri di Puncak, Giallorossi Mencari Momentum

Kedua tim datang ke laga ini dengan kondisi yang sangat kontras. AC Milan asuhan Carlo Ancelotti tiba di Stadio Olimpico sebagai pemuncak klasemen Serie A, berbagi poin dengan Juventus, dan sedang dalam laju tujuh kemenangan beruntun di liga. Meski demikian, mereka baru saja tersingkir dari Coppa Italia oleh Udinese, sedikit meredam euforia.

Di sisi lain, AS Roma yang saat itu duduk di posisi ketujuh tengah melewati musim yang penuh gejolak. Mereka sudah melakukan tiga kali pergantian pelatih musim itu, dengan Bruno Conti mengambil alih kemudi setelah sebelumnya dilatih oleh Prandelli, Völler, dan Delneri. Namun, di ajang Coppa Italia, Giallorossi baru saja menyingkirkan Fiorentina lewat adu penalti dan berhasil melaju hingga final, menunjukkan potensi yang tersembunyi.

Jalannya Pertandingan: Crespo dan Pirlo Bawa Kemenangan

Babak pertama pertandingan berlangsung ketat dengan kedua tim saling meniadakan. Tidak ada gol tercipta dan skor imbang tanpa gol bertahan hingga turun minum. Setelah jeda, AC Milan mulai mengambil alih kendali permainan.

Memasuki menit ke-60, sebuah umpan silang akurat dari sisi kiri oleh Kaladze berhasil menemukan Hernan Crespo di tiang jauh. Crespo melompat lebih tinggi dari Panucci dan menyundul bola dengan kuat untuk mengubah skor menjadi 0–1. Gol ini seolah menjadi cerminan gol yang ia cetak dua belas hari sebelumnya melawan Manchester United, kala itu dari umpan Cafu di sisi kanan.

Baca juga:  Waduh! Serie A Batal ke Australia Gara-gara Duit.

Keunggulan Rossoneri kemudian bertambah melalui titik putih. Andrea Pirlo sukses mengonversi penalti setelah Panucci melakukan “penyelamatan” dengan tangan, memblok sundulan Crespo lainnya. Insiden ini berujung pada kartu merah untuk Panucci dan semakin memuluskan jalan AC Milan meraih kemenangan.

Tiga poin penting ini memberikan dorongan kepercayaan diri yang signifikan bagi AC Milan. Dampak positifnya terlihat langsung pada pertandingan berikutnya di mana mereka mendominasi Inter Milan pada leg pertama perempat final Liga Champions, menunjukkan betapa krusialnya kemenangan di Olimpico ini bagi perjalanan mereka di musim tersebut.

(SA/GN)
sumber : www.acmilan.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Bakat Sepak Bola Nigeria Siap Meramaikan Serie A!

Bakat sepak bola Nigeria siap mencuri perhatian di Serie A, membawa semangat...

Marco Palestra: Peluang Manchester City Dapatkan Wing-Back Baru!

Marco Palestra memunculkan peluang menarik bagi Manchester City untuk mendatangkan wing-back baru,...

Juventus mulai negosiasi dengan Emi Martinez dalam pencarian kiper baru.

Juventus telah memulai negosiasi dengan Emi Martinez, sebagai upaya untuk menemukan kiper...

Manchester United Dekati Gelandang Serie A: Apakah Ini Langkah Cerdas Carrick?

Manchester United sedang memantau gelandang Serie A, menggugah keyakinan bahwa langkah ini...