Derby Krusial Serie A: Statistik Ungkap Kekuatan Tersembunyi AC Milan dan AS Roma
Pertandingan antara AS Roma dan AC Milan yang akan datang diprediksi menjadi salah satu laga penentu di musim Serie A ini. Data statistik mendalam yang dirilis oleh Serie A menunjukkan mengapa kedua tim ini layak menjadi sorotan utama, terutama saat bersaing di papan atas.
Dominasi Paruh Kedua: Kunci Kekuatan Rossoneri dan Giallorossi
Menurut data yang didapatkan oleh garisfinish.com, AC Milan membangun sebagian besar perburuan gelar mereka di musim ini melalui dominasi di babak kedua. Tidak ada tim lain di liga yang meraih poin lebih banyak setelah jeda pertandingan dibandingkan dengan hasil babak pertama. Rossoneri mencatatkan selisih +13 poin, sebuah angka yang menunjukkan kemampuan mereka untuk bangkit atau semakin menguat di paruh kedua laga.
AS Roma tidak jauh di belakang. Mereka berada di posisi kedua bersama Juventus dengan selisih +10 poin. Angka ini menyoroti bahwa kedua tim tersebut secara konsisten mampu mengembangkan permainan mereka seiring berjalannya pertandingan, alih-alih justru menurun.
Momen Krusial dan Peran Penalti
Pertandingan AC Milan juga cenderung bergantung pada momen-momen kunci di sekitar jeda. Mereka termasuk di antara tim pencetak gol terbanyak di 15 menit terakhir babak pertama, dan menjadi pemimpin mutlak dalam jumlah gol yang dicetak di 15 menit awal babak kedua. Ini mengindikasikan bahwa Milan memiliki kebiasaan untuk menyerang saat pertandingan berada dalam fase paling tidak stabil.
Disiplin dan margin tipis juga menjadi faktor pembeda. Milan telah kebobolan penalti lebih banyak dibandingkan tim lain di liga musim ini. Di sisi lain, Roma adalah satu-satunya tim yang belum pernah mendapat penalti lawan. Kontras ini secara langsung mencerminkan kekuatan terbesar Roma: soliditas pertahanan. Dengan hanya kebobolan 12 gol, Giallorossi memiliki rekor pertahanan terbaik di Serie A.
Konsistensi dan Kedalaman Skuat Milan
AC Milan juga menunjukkan konsistensi yang luar biasa. Di antara lima liga top Eropa, tidak ada tim yang saat ini memiliki rentetan tak terkalahkan lebih panjang daripada Rossoneri, yang telah memperpanjang catatan tersebut hingga 20 pertandingan.
Menariknya, mereka mencapai performa impresif ini sambil melakukan pergantian pemain paling sedikit dibandingkan tim Serie A lainnya. Namun demikian, Milan justru memimpin liga dalam jumlah gol yang dicetak oleh pemain pengganti, menunjukkan efektivitas dan kedalaman skuat yang strategis.
Dengan statistik yang menunjukkan kekuatan mental di babak kedua, kemampuan mencetak gol di momen krusial, dan perbedaan mencolok dalam hal penalti serta soliditas pertahanan, laga antara Roma dan AC Milan dipastikan akan menjadi pertarungan strategi dan ketahanan yang seru. Kedua tim memiliki karakteristik unik yang akan menjadikan pertandingan ini layak ditunggu dan dapat memiliki dampak signifikan pada posisi mereka di klasemen Serie A.
(SA/GN)
sumber : football-italia.net
Leave a comment