Inter Milan Kembali Menang Dramatis, Thuram Ungkap Kepercayaan Diri
Inter Milan melanjutkan laju impresif di Serie A dengan meraih kemenangan dramatis 4-3 atas Como, meski sempat tertinggal 2-0. Marcus Thuram menjadi bintang laga dengan mencetak dua gol dan mengaitkan performanya dengan gol pertamanya untuk Timnas Prancis yang membangkitkan kepercayaan dirinya. Kemenangan ini semakin memperkuat posisi Inter dalam perburuan Scudetto, sekaligus memperpanjang catatan buruk Como melawan Inter di kandang sendiri dalam kompetisi ini.
Jalannya Pertandingan
Como membuka keunggulan lebih dulu melalui gol Alex Valle dan Nico Paz di babak pertama, memanfaatkan pertahanan Inter yang kurang sigap. Thuram mencetak gol penyama kedudukan setelah jeda dan kemudian Denzel Dumfries juga menyumbang dua gol. Lucas da Cunha berhasil mencetak penalti di akhir pertandingan, namun Inter tetap bertahan untuk meraih kemenangan tandang yang jarang terjadi setelah tertinggal dua gol.
Kontribusi Thuram
Thuram menyatakan bahwa performanya yang baik berkat pengalaman positif saat memperkuat Timnas Prancis. “Saya merasa sangat berarti bisa mencetak gol untuk Prancis dan itu memberikan kepercayaan diri yang saya bawa ke Inter,” ujar Thuram setelah pertandingan. Dengan tambahan dua gol ini, Thuram mencatat 10 gol di Serie A musim ini dan mencetak setidaknya dua gol dalam enam pertandingan liga, menjadikannya satu-satunya pemain di Serie A dengan catatan tersebut dalam periode yang sama.
Reaksi dan Dilihat dari Perspektif Como
Hasil ini memiliki makna tersendiri bagi Inter. Kemenangan ini adalah yang pertama kalinya sejak Maret 2013 mereka menang tandang setelah tertinggal dua gol. Thuram menekankan pentingnya mentalitas tim untuk bangkit dari situasi sulit, “Bisa menerimanya dan bangkit bersama merupakan pertanda baik. Namun, sampai semuanya resmi, kita tidak bisa mengatakan apa-apa telah tercapai.”
Kegagalan Como untuk meraih poin di sini menjadi sorotan. Mereka kalah untuk pertama kalinya dalam sejarah Serie A setelah unggul 2-0, saat mereka kehilangan kesempatan untuk naik ke peringkat empat. Meskipun demikian, pelatih Como, Cesc Fabregas, tetap menekankan karakter pemainnya. “Kami mungkin membuat kesalahan, tetapi tim ini menunjukkan keberanian dan karakter,” ujarnya.
Fabregas melihat pencapaian dapat bersaing dengan Inter sebagai kemajuan. “Dua tahun lalu, jika Anda bilang kami bisa tantang Inter seperti ini, saya pasti berpikir itu pertandingan persahabatan,” imbuhnya. Inter membawa pulang tiga poin berharga dalam upaya meraih Scudetto, sementara Como melangkah maju dengan keyakinan baru meski hasil pertandingan tidak sesuai harapan.
(SA/GN)
sumber : www.mykhel.com
Leave a comment