Udinese Tundukkan Torino 2-1 di Serie A, Zaniolo dan Ekkelenkamp Jadi Bintang
Udinese berhasil mencuri poin penuh dari markas Torino setelah memenangkan pertandingan Serie A dengan skor 2-1 di Stadio Olimpico di Torino pada 7 Januari 2026. Gol-gol kemenangan Udinese dicetak oleh Nicolo Zaniolo dan Jurgen Ekkelenkamp, sementara Cesare Casadei hanya mampu memperkecil ketertinggalan bagi tim tuan rumah.
Jalannya Pertandingan
Pertandingan dimulai dengan tempo yang cukup tinggi. Udinese sempat merayakan gol pada menit ke-18 melalui sundulan Christian Kabasele, namun gol tersebut dianulir. Awalnya wasit mengira terjadi offside, namun setelah tinjauan VAR, terlihat bahwa Kabasele tidak offside. Sayangnya, gol tetap tidak sah karena bola menyentuh tangan Kabasele.
Setelah insiden tersebut, Torino mencoba membalas. Sundulan Cesare Casadei memaksa kiper Udinese, Maduka Okoye, melakukan penyelamatan sulit. Tak lama kemudian, tendangan voli Nicolo Zaniolo dari tepi kotak penalti melebar tipis dari gawang. Giovanni Simeone juga sempat melepaskan tendangan salto akrobatik, namun bola langsung menuju pelukan Okoye.
Udinese sendiri memiliki dua peluang emas di babak pertama. Pertama, Nicolo Zaniolo lolos dalam serangan balik dari umpan Jurgen Ekkelenkamp, namun tembakannya langsung mengarah ke kiper Alberto Paleari. Beberapa saat kemudian, tendangan sapuan kiper Torino tersebut membentur Keinan Davis dan pantulan bola nyaris masuk ke gawang kosong. Menjelang turun minum, Ekkelenkamp kembali melakukan serangan balik berbahaya dan menguji Paleari dari sudut sulit.
Babak Kedua
Udinese, yang tampil lebih baik, akhirnya memimpin setelah jeda. Nikola Vlasic kehilangan bola di lini tengah, memicu serangan balik Udinese. Alessandro Zanoli kemudian mengoper bola kepada Nicolo Zaniolo yang dengan tenang menyapu bola masuk ke gawang Paleari pada menit ke-50.
Keinan Davis hampir menggandakan keunggulan Udinese setelah menerima umpan dari Ekkelenkamp, namun kali ini Paleari sigap keluar dari sarangnya untuk menepis bola. Bek Thomas Kristensen juga sempat melakukan blunder fatal dengan umpan balik tanpa melihat, memaksa Okoye harus berlari untuk menyapu bola tepat di garis gawang. Serangan balik Arthur Atta yang mengirim Davis lolos juga berhasil dihalau Saul Coco di detik terakhir, membuat bola memantul di atas mistar.
Torino juga terus memberikan ancaman. Tendangan Cyril Ngonge dari sudut sempit berhasil diperlambat oleh Okoye, memungkinkan Kabasele untuk menyapu bola tepat di garis gawang.
Udinese akhirnya menggandakan keunggulan di menit-menit akhir. Davis melakukan serangan balik di sisi kiri dan melepaskan umpan silang mendatar, yang kemudian dengan cerdik dicungkil oleh Ekkelenkamp melewati Paleari yang maju menyambut bola pada menit ke-82.
Namun, Torino tak menyerah begitu saja. Valentino Lazaro melepaskan umpan silang dari kiri yang disambut sundulan kokoh Cesare Casadei untuk memperkecil ketertinggalan pada menit ke-87. Granata hampir menyamakan kedudukan di menit terakhir pertandingan saat Duvan Zapata mengumpan kepada Casadei, namun tembakannya berhasil diblok dengan desperate oleh Oumar Solet.
Skor Akhir
Torino 1-2 Udinese
Pencetak Gol:
Nicolo Zaniolo 50′ (Udinese)
Jurgen Ekkelenkamp 82′ (Udinese)
Cesare Casadei 87′ (Torino)
Statistik Pertandingan
Pertandingan ini menunjukkan dominasi penguasaan bola oleh Torino, namun Udinese lebih efektif dalam memanfaatkan peluang. Berikut adalah ringkasan statistiknya:
- Penguasaan Bola: Torino 54% | Udinese 46%
- Total Tembakan: Torino 10 | Udinese 9
- Tembakan Tepat Sasaran: Torino 4 | Udinese 4
- Tembakan Melenceng: Torino 5 | Udinese 3
- Tembakan Diblok: Torino 1 | Udinese 2
- Tendangan Sudut: Torino 3 | Udinese 6
- Offside: Torino 1 | Udinese 0
- Pelanggaran: Torino 16 | Udinese 8
Konteks Pertandingan
Kemenangan ini menjadi hasil penting bagi Udinese untuk mendongkrak posisi mereka di papan klasemen Serie A, sekaligus menunjukkan kemampuan mereka untuk tampil apik di kandang lawan. Bagi Torino, kekalahan ini tentu menjadi pekerjaan rumah bagi pelatih untuk memperbaiki lini pertahanan dan efisiensi serangan agar tidak kehilangan poin di kandang sendiri, terutama setelah sempat memperkecil ketertinggalan di menit akhir.
(SA/GN)
sumber : www.yardbarker.com
Leave a comment