Wawancara dengan megabintang sepak bola Cristiano Ronaldo kembali menarik perhatian luas setelah ia menghabiskan sebagian besar waktu dalam perbincangan itu untuk membahas kekayaannya. Selama wawancara dengan Piers Morgan Uncensored, Ronaldo secara terang-terangan membandingkan nilai kekayaan bersihnya dengan memenangkan penghargaan Ballon d’Or dan berbicara tentang pencapaian status miliarder di usia 39 tahun.
Pemain yang kini membela Al-Nassr ini juga mengungkapkan bahwa pembelian termahal yang pernah ia lakukan adalah jet pribadi yang dibelinya sekitar setahun yang lalu. Saya bisa membeli apa pun yang saya inginkan, tetapi saya tidak memerlukannya,” kata Ronaldo kepada Morgan.
Ronaldo Buka-bukaan Soal Kekayaan
Dalam wawancara tersebut, Ronaldo menyamakan pencapaian finansialnya dengan rekor-rekor yang ia ukir di lapangan hijau. “Saya mencapai angka itu dan saya sangat bangga,” tuturnya.
Majalah Forbes melaporkan bahwa jet yang dimaksud adalah Bombardier Global Express XRS berusia 15 tahun. Pesawat pribadi ini tampil dengan cat hitam-abu-abu khusus, siluet Ronaldo di bagian samping, dan interior krem yang diperbarui. Jet tersebut mampu mengangkut 14 penumpang dan lima kru, diperkirakan bernilai sekitar 57 juta dolar AS.
Selain jet pribadi, Ronaldo juga memperkirakan memiliki sekitar 42 mobil mewah, meski ia mengaku tidak menghitung jumlah pastinya karena dianggap sebagai investasi.
Kontroversi Dampak Lingkungan
Kebiasaan belanja Ronaldo, terutama terkait jet pribadi, sebelumnya memang telah menjadi sorotan karena isu polusi yang ditimbulkannya. Penggunaan jet pribadi yang sering menghasilkan emisi karbon dalam jumlah besar, dan dampak iklim dari penerbangan pribadi per penumpang jauh lebih tinggi dibandingkan penerbangan komersial.
Terlebih lagi, detail kontrak yang bocor menunjukkan pendapatan Ronaldo melonjak drastis setelah kesepakatannya dengan tim Liga Pro Saudi Al-Nassr. Hal ini secara tidak langsung mengaitkan daya belinya dengan industri yang memiliki dampak lingkungan besar.
Koleksi mobil mewahnya juga menimbulkan pertanyaan mengenai polusi transportasi. Sebagai alternatif, EPA (Badan Perlindungan Lingkungan AS) menjelaskan bahwa kendaraan listrik (EV) tidak menghasilkan emisi gas buang dan mengurangi polusi penangkap panas jika ditenagai oleh sumber energi terbarukan. Memilih transportasi yang lebih bersih, seperti beralih ke EV atau opsi perjalanan berdampak rendah, adalah langkah yang dapat diambil individu, berbanding terbalik dengan pandangan Ronaldo yang memperlakukan mobil lebih sebagai koleksi mahal.
“Ini seperti membeli lukisan. Saya tidak akan mengendarai mobil itu, ini adalah investasi. Saya tidak tahu berapa banyak mobil yang saya miliki, saya tidak menghitungnya,” ujarnya kepada Morgan.
Diskusi terbuka mengenai pilihan-pilihan ramah lingkungan, bahkan jika menyangkut pemain olahraga favorit, dapat membantu memicu perbincangan tentang dampak dari kekayaan yang sangat besar dan tanggung jawab para figur publik terhadap lingkungan.
(SA/GN)
sumber : www.thecooldown.com
Leave a comment