Lars Ricken: Borussia Dortmund Belum Jadi Tim Papan Atas Sejati

Direktur pelaksana olahraga Borussia Dortmund, Lars Ricken, secara terbuka menyatakan bahwa timnya masih memiliki sejumlah area yang perlu ditingkatkan sebelum bisa sepenuhnya dianggap sebagai klub papan atas. Pernyataan ini muncul meskipun Die Borussen berhasil menutup tahun 2025 dengan menduduki posisi kedua di klasemen Bundesliga.
Evaluasi Ricken: Determinasi dan Rasa Lapar yang Kurang
Berbicara kepada Kicker, Ricken tidak ragu mengidentifikasi kekurangan yang ia lihat dalam skuad Hitam dan Kuning.
“Kami masih kehilangan beberapa atribut,” kata Ricken. “Determinasi akhir dan rasa lapar – langkah penentu untuk memenangkan pertandingan ketat – terkadang masih belum terlihat. Terlalu sering, lawan justru merayakan poin dan gol di menit-menit akhir.”
Komentar ini menyoroti fokus pada mentalitas dan ketahanan tim di momen-momen krusial, sebuah aspek yang kerap menjadi pembeda antara tim juara dan penantang.
Dampak Niko Kovac dan Stabilisasi Tim
Meski demikian, Ricken tetap mengapresiasi kinerja pelatih Niko Kovac yang baru mengambil alih kepemimpinan tim pada akhir Januari. Ia meyakini Kovac berhasil membawa stabilitas yang sangat dibutuhkan.
“Tujuan kami – dan saya sudah menjelaskan hal ini dengan sangat jelas kepada Niko – adalah untuk menghindari tertinggal lagi. Kami telah mencapainya dan dapat mencapainya,” jelas Ricken, mengacu pada perbaikan posisi tim.
Lebih lanjut, Ricken menegaskan ambisi tim untuk mempertahankan posisi mereka di papan atas.
“Dan tentu saja, kami tidak ingin melepaskan posisi kedua ini di akhir tahun. Itu sudah jelas. Begitu Anda memilikinya, Anda ingin mempertahankannya.”
Konteks dan Masa Depan Dortmund
Pernyataan Lars Ricken memberikan gambaran jelas mengenai ambisi dan evaluasi internal di Borussia Dortmund. Meskipun mampu bersaing di papan atas dan mengakhiri tahun 2025 di posisi runner-up, manajemen menyadari bahwa perjalanan menuju status tim ‘papan atas sejati’ masih memerlukan peningkatan, terutama dalam hal mentalitas dan konsistensi di laga-laga krusial. Kehadiran Niko Kovac disebut membawa angin segar, namun pekerjaan rumah untuk menjadikan Dortmund tim yang lebih ‘ganas’ dan pantang menyerah masih menanti di musim-musim mendatang.
(SA/GN)
sumber : bulinews.com
Leave a comment