Cristiano Ronaldo Jadi Tamu Istimewa Gedung Putih, Ditemani Putra Mahkota Saudi
Megabintang sepak bola dunia, Cristiano Ronaldo, dilaporkan menghadiri jamuan makan malam penting di Gedung Putih pada Selasa malam waktu setempat. Kehadiran ikon olahraga ini menarik perhatian di tengah pertemuan tingkat tinggi antara Amerika Serikat dan Arab Saudi.
Diplomasi dan Pujian dari Presiden Trump
Ronaldo tiba di Gedung Putih bersama Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman. Sebelumnya, Putra Mahkota bin Salman telah melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Donald Trump. Dalam diskusi tersebut, kedua pemimpin membahas berbagai kesepakatan bisnis potensial antarnegara, dengan Putra Mahkota bin Salman menyatakan komitmennya untuk berinvestasi hingga 1 triliun dolar AS di Amerika Serikat.
Presiden Trump sendiri menyampaikan rasa “hormat” atas kehadiran Ronaldo. Ia juga mengungkapkan bahwa putranya, Barron Trump, adalah penggemar berat sang bintang.
“Putra saya adalah penggemar berat Ronaldo,” ujar Trump, merujuk pada kapten tim nasional Portugal tersebut. Ia menambahkan:
“Barron berhasil bertemu dengannya, dan saya pikir dia sekarang lebih menghormati ayahnya, hanya karena saya memperkenalkannya padamu.”
Potensi Piala Dunia Terakhir bagi Sang Bintang
Kehadiran di Gedung Putih ini menandai penampilan pertama Ronaldo di Amerika Serikat dalam hampir satu dekade terakhir. Saat ini, peraih lima kali Ballon d’Or itu bermain untuk klub Al-Nassr di Liga Pro Saudi. Ia terikat kontrak dua tahun dengan klub tersebut, yang dilaporkan bernilai lebih dari 400 juta dolar AS.
Dengan Portugal yang telah memastikan diri lolos, Ronaldo berpotensi tampil dalam Piala Dunia keenamnya pada musim panas 2026 di Amerika Utara. Turnamen akbar empat tahunan tersebut dijadwalkan akan kick-off pada 11 Juni 2026 dan akan mencapai puncaknya dengan pertandingan final pada 19 Juli 2026 di Stadion MetLife, New Jersey.
Kunjungan Ronaldo ke Gedung Putih ini menunjukkan daya tarik global dan pengaruh sepak bola yang melampaui lapangan hijau, bahkan hingga ke panggung diplomasi internasional. Potensi penampilannya di Piala Dunia 2026 juga akan menjadi sorotan, mengingat usianya yang mungkin menjadikannya turnamen mayor terakhir dalam karier cemerlangnya.
(SA/GN)
sumber : thenationaldesk.com
Leave a comment