Borussia Dortmund Siap Pecahkan Rekor Gaji Demi Nico Schlotterbeck
Manajemen Borussia Dortmund dikabarkan tengah berupaya keras mempertahankan salah satu bek andalannya, Nico Schlotterbeck. Demi tujuan ini, klub raksasa Bundesliga tersebut siap memecahkan rekor gaji tertinggi dalam sejarah mereka untuk sang pemain setelah musim panas nanti.

Menurut laporan, Die Borussen bersedia menyodorkan gaji tahunan hingga €14 juta kepada Schlotterbeck, termasuk berbagai bonus. Angka ini akan melampaui gaji Niklas Sule, yang saat ini menjadi pemain dengan bayaran tertinggi di Dortmund dengan €12,5 juta per tahun termasuk bonus.
Meski menjadi rekor bagi Dortmund, tawaran ini masih jauh jika dibandingkan dengan standar gaji di Bayern Munich. Duo raksasa Bavaria itu memiliki dua belas pemain yang menerima gaji setara atau bahkan lebih tinggi dari Sule. Bintang mereka, Harry Kane, bahkan dikabarkan mengantongi €31,25 juta per tahun termasuk bonus, menurut data Capology.
Minat Klub Raksasa Eropa dan Nilai Transfer
Situasi ini menjadi rumit karena Schlotterbeck, yang kini berusia 26 tahun, berpotensi mendapatkan gaji yang lebih tinggi dari klub-klub top Eropa lainnya. Beberapa raksasa Benua Biru telah menyatakan minat serius. Barcelona disebut-sebut sebagai kandidat terdepan, sementara Liverpool dan Bayern Munich juga dikabarkan memantau perkembangannya. Nilai transfer Schlotterbeck sendiri diperkirakan mencapai sekitar €40 juta.
Dilema Kapten dan Kekecewaan Sang Bek
Direktur Olahraga Dortmund, Sebastian Kehl, sempat menyatakan optimismenya terkait perpanjangan kontrak sang bek pada akhir November. “Kami berjuang untuk Nico, saya tetap optimis,” ujarnya kala itu.
Jika Schlotterbeck memutuskan untuk memperpanjang masa tinggalnya di Signal Iduna Park, ia hampir pasti akan ditunjuk sebagai kapten tim di musim depan, memimpin generasi baru Dortmund. Ini adalah prospek untuk menjadi ikon klub, mengikuti jejak legenda seperti Marco Reus atau Mats Hummels.
Namun, serangkaian hasil mengecewakan, termasuk hasil imbang baru-baru ini dengan tim Norwegia Bodø/Glimt, membuat komitmen sang bek menjadi pertanyaan. Setelah pertandingan tersebut, Schlotterbeck secara terbuka mengkritik mentalitas timnya.
Mentalitas pemenang berarti mengakhiri pertandingan. Kami tidak berhasil melakukan itu sama sekali.
Pernyataan tersebut menandakan rasa frustrasi yang mendalam terhadap kondisi tim. Tetap di Dortmund berarti tanggung jawab yang lebih besar, dan prospek menjadi ikon klub. Namun, hasil yang kurang memuaskan mungkin akan membuat Schlotterbeck berpikir ulang untuk berkomitmen masa depannya di Westfalenstadion.
Keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan Nico Schlotterbeck. Jendela transfer musim panas mendatang akan menjadi penentu apakah masa depannya masih bersama Dortmund, menghadapi tantangan berat dengan tanggung jawab besar, atau mencari petualangan baru di salah satu klub raksasa Eropa yang meminatinya.
(SA/GN)
sumber : bulinews.com
Leave a comment