Al-Nassr berhasil mengamankan kemenangan ketujuh berturut-turut di liga dengan skor tipis 2-1 atas Al-Fayha pada hari Sabtu. Namun, hasil ini diwarnai kontroversi besar setelah Cristiano Ronaldo mencetak gol penalti di menit ke-104 yang memicu gelombang sindiran dari sejumlah bintang liga lainnya di media sosial.
Jalannya Pertandingan dan Gol Krusial
Kemenangan Al-Nassr atas Al-Fayha, yang diperkuat mantan pemain YB Silvère Ganvoula, baru bisa dipastikan di masa *injury time* yang sangat panjang. Wasit awalnya mengabaikan insiden di kotak penalti, namun intervensi VAR setelah tekel yang dianggap ‘normal’ mengubah keputusan. Wasit akhirnya menunjuk titik putih.
Cristiano Ronaldo, sang megabintang, tidak menyia-nyiakan kesempatan emas tersebut. Dengan tenang, ia mengkonversi penalti di menit ke-104, yang sekaligus menjadi gol kedelapannya musim ini. Sebelumnya, Ronaldo telah membuka keunggulan Al-Nassr pada menit ke-37 setelah menerima *assist* ciamik dari mantan bintang Bayern Munchen, Kingsley Coman. Gol tersebut juga menambah koleksi gol Ronaldo sepanjang kariernya menjadi 952.
Kontroversi dan Reaksi Media Sosial
Penalti yang sangat kontroversial di menit ke-14 masa *injury time* ini sontak memicu reaksi dari para pemain tim rival di media sosial. Mereka menganggap penalti tersebut sebagai “hadiah” yang menguntungkan Al-Nassr dan Ronaldo.
- Pemain Brasil Malcom (Al Hilal, mantan bintang Barcelona) menulis “Super penalti” di Instagram-nya, disertai dengan emoji tepuk tangan dan tawa terbahak-bahak, yang jelas menunjukkan sindiran.
- Rekannya di Al Hilal dan juga rekan setim Ronaldo di tim nasional Portugal, Ruben Neves, serta bek internasional Turki Merih Demiral (Al-Ahli, mantan rekan setim CR7 di Juventus), turut meramaikan dengan serangkaian emoji wajah tertawa terbahak-bahak.
- Mantan bintang Manchester City, Riyad Mahrez (Al-Ahli), juga tidak ketinggalan. Ia mengunggah empat emoji wajah tersenyum dan dua emoji tepuk tangan bersama foto insiden penalti tersebut.
Pesan yang disampaikan oleh para pemain tim rival ini cukup jelas: ada dugaan bahwa liga “membantu” CR7 untuk meraih gelar. Ronaldo sendiri, yang telah bergabung dengan Al-Nassr sejak 2022, memang belum berhasil memenangkan trofi bersama klub Arab Saudi tersebut.
Ronaldo Bereaksi dan Konteks Persaingan
Meskipun sindiran dari para legiuner lain kemungkinan besar didasari rasa iri, mengingat Al-Nassr memiliki skuad bertabur bintang yang tak kalah mentereng dari klub-klub top Eropa, seperti Sadio Mané (eks Bayern dan Liverpool), Marcelo Brozovic (eks Inter), Iñigo Martínez (eks Barcelona), dan João Félix (Atlético, Chelsea, Barcelona, Milan), Ronaldo agaknya menanggapi kritik ini secara pribadi.
Kabarnya, Ronaldo telah berhenti mengikuti atau *unfollow* rekan setimnya di tim nasional Portugal, Ruben Neves, di media sosial setelah insiden tersebut. Ini menunjukkan bahwa kontroversi penalti tersebut tidak hanya memanaskan persaingan di lapangan, tetapi juga memicu ketegangan di antara para pemain top di Liga Arab Saudi.
(SA/GN)
sumber : www.bluewin.ch
Leave a comment