Al Nassr Terkena Larangan Transfer FIFA, Ambisi Cristiano Ronaldo Terganjal?
Kabar mengejutkan datang untuk Al Nassr, klub Liga Pro Saudi yang diperkuat megabintang Cristiano Ronaldo. FIFA secara resmi menjatuhkan larangan transfer kepada mereka pada Jumat malam. Sanksi ini tentu menjadi pukulan telak di tengah upaya Al Nassr untuk mendominasi kompetisi.
FIFA telah merilis daftar klub yang dikenakan sanksi serupa, namun tanpa merinci alasan pasti atau durasi larangan tersebut. Hanya disebutkan bahwa larangan akan berlaku ‘sampai dicabut’. Situasi ini menimbulkan spekulasi dan pertanyaan di kalangan penggemar dan pemerhati sepak bola.
Alasan di Balik Sanksi: Utang ke Manchester City
Menurut laporan media lokal Saudi, Al Riyadhiya, larangan transfer ini berkaitan erat dengan utang Al Nassr kepada Manchester City. Utang tersebut berasal dari proses transfer bek tengah Aymeric Laporte, yang didatangkan Al Nassr pada musim panas lalu.
Manchester City dilaporkan memiliki tagihan cicilan sebesar €9 juta (sekitar 156 miliar Rupiah) yang belum dilunasi Al Nassr sesuai tenggat waktu yang disepakati. Diyakini, setelah pembayaran ini diselesaikan, larangan transfer Al Nassr akan segera dicabut oleh FIFA.
Dampak dan Harapan Al Nassr
Al Nassr tentu berharap masalah ini dapat segera terselesaikan. Pasalnya, klub sedang dalam performa puncaknya di Liga Pro Saudi musim ini, menduduki puncak klasemen dengan rekor sembilan kemenangan dari sembilan pertandingan yang sudah dijalani.
Gelar liga terakhir Al Nassr diraih pada tahun 2019, jauh sebelum kedatangan Cristiano Ronaldo. Sejak bergabung, bintang Portugal itu belum berhasil meraih penghargaan besar di Timur Tengah. Kedatangan manajer sarat pengalaman, Jorge Jesus, tampaknya telah membawa perubahan positif. Namun, Jesus juga dikabarkan berencana untuk melakukan perombakan skuad. Ia disebut tertarik untuk melepas kiper Beto pada bursa transfer Januari mendatang, demi membuka slot untuk pemain asing lain guna memperkuat skuad dalam perburuan gelar juara.
Larangan transfer ini tentu mengancam rencana tersebut dan bisa menghambat ambisi Al Nassr untuk mempertahankan performa gemilang mereka di liga. Klub kini berada dalam tekanan untuk segera melunasi kewajiban finansialnya agar dapat kembali aktif di bursa transfer dan melanjutkan pembangunan skuad impian mereka.
(SA/GN)
sumber : footmundo.co.uk
Leave a comment