Leon Goretzka: Dari Bek Tengah ke Jantung Lini Tengah yang Krusial
Meskipun sering menjadi sorotan tajam, lebih dari rata-rata pemain Bayern Munich dan tim nasional Jerman lainnya, Leon Goretzka telah membuktikan dirinya sebagai sosok yang berpengaruh besar bagi klub maupun negara. Terlepas dari peran barunya sebagai bek tengah untuk Bayern dalam beberapa kesempatan, pemain kelahiran Bochum ini menikmati sebagian besar kesuksesannya di lini tengah, posisi yang juga sangat disukai oleh pelatih tim nasional Jerman, Julian Nagelsmann.
Dalam sebuah wawancara baru-baru ini, Goretzka menjelaskan dengan gamblang kontribusinya bagi tim nasional serta bagaimana ia beradaptasi di lini tengah.
Mendefinisikan Peran di Tim Nasional
“Saat tidak menguasai bola, saya memiliki tugas klasik sebagai double pivot,” jelas gelandang berusia 30 tahun itu dalam wawancara dengan RTL. “Saya mencoba menghadirkan fisik dan kekuatan tertentu ke dalam permainan, yang penting saat melawan Irlandia Utara. Saat kami memasuki sepertiga akhir, saya sedikit mendorong ke depan dan mencoba menempati posisi nomor 10.”
Kutipan ini, yang diabadikan oleh akun @iMiaSanMia, menyoroti fleksibilitas dan pemahaman taktik Goretzka. Kemampuannya untuk beralih antara peran bertahan dan menyerang menunjukkan kualitas seorang gelandang modern.
Kekuatan Fisik dan Pengalaman yang Tak Ternilai
Meski Aleksandar Pavlović terus mendapatkan menit bermain dari Goretzka, baik untuk Bayern maupun tim nasional Jerman, keahlian mantan pemain FC Schalke 04 ini masih sangat bisa dimanfaatkan. Jerman pasti akan menghadapi lawan-lawan di masa depan, seperti contohnya Irlandia Utara yang disebut Goretzka, yang membutuhkan solusi permainan yang lebih “fisik”. Dalam skenario seperti itu, Goretzka memiliki banyak hal untuk ditawarkan dengan kehadiran fisiknya yang dominan dan kemampuan duel yang kuat.
Manfaat Rotasi untuk Kebugaran Pemain
Keuntungan lain dari memiliki Goretzka dan Pavlović dalam skuad, baik di level klub maupun negara, adalah perbedaan keahlian mereka yang memungkinkan rotasi cerdas. Hal ini akan menjaga kedua pemain tetap bugar sepanjang musim yang padat. Rotasi memang terkadang bisa merusak ritme dan performa, namun dengan jadwal pertandingan yang begitu padat di skuad Bayern dan Jerman, menjaga kedua pemain tetap segar akan menjadi keuntungan besar bagi kedua belah pihak.
Secara keseluruhan, Leon Goretzka tetap menjadi aset berharga bagi Jerman dan Bayern Munich. Fleksibilitasnya dalam bermain, kekuatan fisiknya, dan kemampuannya untuk beradaptasi dengan tuntutan taktik yang berbeda menjadikannya pilihan vital, terutama dalam menghadapi lawan-lawan tertentu dan di tengah jadwal pertandingan yang menuntut kebugaran optimal.
(SA/GN)
sumber : www.bavarianfootballworks.com
Leave a comment