João Félix Menggila, Al-Nassr Pesta Gol Tanpa Cristiano Ronaldo di AFC Champions League Dua
João Félix menunjukkan performa kelas master di Asia pada Rabu malam waktu setempat. Penyerang asal Portugal ini memimpin Al-Nassr meraih kemenangan telak 4-0 dalam laga tandang melawan tim asal Tajikistan, Istiklol. Kemenangan ini diraih di babak penyisihan grup AFC Champions League Dua, di mana superstar Cristiano Ronaldo tidak diturunkan untuk pertandingan tersebut.
Menurut laporan pertandingan, pelatih kepala Jorge Jesus memilih untuk melakukan rotasi pemain secara signifikan. Keputusan ini memungkinkan Al-Nassr mengamankan kemenangan lain sambil mengistirahatkan pemain-pemain kuncinya. Hasil positif tersebut sekaligus memperpanjang rekor sempurna mereka di kompetisi tersebut.
Absennya Sang Megabintang dan Rotasi Cerdas Pelatih
Pelatih Jorge Jesus menjelaskan alasannya setelah pertandingan. Ia menyatakan bahwa klub mengkhawatirkan potensi cedera pada Ronaldo yang sudah berusia 40 tahun. Perjalanan jauh ke luar Arab Saudi kini menjadi salah satu faktor penting dalam manajemen beban kerja sang ikon global.
"Untuk pertandingan di luar Arab Saudi, kami memutuskan untuk mengistirahatkan Ronaldo," jelas Jesus.
Manajemen yang cermat ini mencerminkan pendekatan modern dalam merawat pemain veteran. Ini juga memberikan kesempatan bagi bintang-bintang lain untuk unjuk gigi. Performa tim membuktikan bahwa mereka bisa meraih kemenangan tanpa nama besar. Al-Nassr kini telah memenangkan seluruh lima pertandingan penyisihan grupnya. Laju sempurna ini bahkan dicapai tanpa Ronaldo tampil satu kali pun.
João Félix: Maestro Baru Al-Nassr
Dengan absennya Ronaldo, semua mata tertuju pada João Félix. Pemain berusia 24 tahun itu tidak mengecewakan. Ia membuka skor dari titik penalti pada menit ke-12, memberikan awal yang ideal bagi timnya.
Pengaruhnya semakin besar seiring berjalannya pertandingan. Félix kemudian memberikan assist cerdas untuk gol rekan setimnya, Sadio Mané. Kontribusi ini melengkapi penampilan apik dari penyerang yang sedang dalam performa terbaiknya.
Sejak kepindahannya ke Riyadh, Félix tampil memukau. Ia kini telah mencetak 14 gol hanya dalam 15 penampilan untuk klub. Catatan gol ini menempatkannya di depan Ronaldo dalam daftar pencetak gol Al-Nassr musim ini. Kebangkitannya menandai perubahan dramatis dalam perjalanan kariernya. Tugas sebelumnya di klub-klub top Eropa gagal memberikan kecemerlangan yang konsisten, namun di Arab Saudi, Félix akhirnya menunjukkan potensi maksimalnya.
Kedalaman Skuad dan Ambisi di Asia
Kemenangan ini menandakan lebih dari sekadar tiga poin. Ini menunjukkan kedalaman skuad dan fleksibilitas taktis yang signifikan dari Al-Nassr. Pemain seperti Mohamed Simakan dan Ayman Yahya juga turut mencatatkan nama di papan skor melawan Istiklol.
Kedalaman ini akan sangat penting untuk menjalani musim yang panjang, mengingat Al-Nassr bersaing di berbagai kompetisi. Memiliki pencetak gol yang andal seperti Félix meringankan tekanan besar pada Ronaldo.
Strategi klub tampak jelas: mereka sedang membangun tim yang mampu bersaing untuk meraih gelar juara saat ini dan di masa depan. Memadukan pengalaman veteran dengan talenta muda yang berbakat adalah kunci dari rencana ini. Bentuk eksplosif Félix adalah bagian utama dari cetak biru tersebut. Kemampuannya dalam menciptakan peluang dan menyelesaikan serangan membuat Al-Nassr menjadi lawan yang lebih tidak terduga dan berbahaya. Ini menjadi pertanda baik bagi ambisi mereka di babak gugur.
Kemenangan komprehensif Al-Nassr tanpa Cristiano Ronaldo menggarisbawahi kekuatan tim yang sedang dalam transisi percaya diri, dengan João Félix secara tegas memantapkan dirinya sebagai titik fokus baru bagi raksasa Saudi.
(SA/GN)
sumber : inews.zoombangla.com
Leave a comment