Sadio Mane Beberkan Keraguan Saat Didekati Manchester United yang Penuh Bintang
Mantan bintang Liverpool dan kini penyerang Al-Nassr, Sadio Mane, baru-baru ini membuka cerita lama tentang bagaimana ia nyaris bergabung dengan Manchester United di bawah asuhan Louis van Gaal, namun akhirnya menolak tawaran dari Setan Merah.
Panggilan dari Louis van Gaal
Mane menceritakan bahwa komunikasi dengan Manchester United terjadi saat klub tersebut dihuni oleh sederet penyerang top dunia. Skuad Van Gaal kala itu memiliki nama-nama besar seperti Wayne Rooney, Robin van Persie, dan Angel Di María. Selain itu, ada juga Memphis Depay yang baru didatangkan, dan Anthony Martial yang kemudian direkrut setelah United gagal mendapatkan Mane.
Manchester United menelepon saya saat itu. Saya sedang berbicara dengan Van Gaal. Rooney ada di sana, Di María, dan Memphis Depay juga. Ketika mereka gagal mendapatkan saya, mereka lalu membeli Anthony Martial,” ungkap Mane, seperti dikutip dari ESPN.
“Van Gaal menelepon saya dan berkata, ‘Mané, apa kabar? Saya ingin kamu datang ke Manchester United.’ Saya jawab, ‘Benarkah?’ Dia bilang, ‘Ya.’ Dia menambahkan, ‘Kita lihat saja mana yang terbaik, karena saya tahu kamu pemain bagus dan bisa membantu tim, dan kami juga bisa membantu kamu menjadi pemain lebih baik’.”
Keraguan soal Posisi dan Waktu Bermain
Meski tawaran itu menggiurkan, Mane memiliki keraguan besar terkait peluangnya mendapatkan waktu bermain reguler di Old Trafford, mengingat banyaknya pilihan penyerang berkualitas yang sudah ada di sana.
“Lalu saya bertanya, ‘Oke, pertanyaan saya adalah: Anda punya Depay, Rooney, Di María, Van Persie… Jadi di mana saya akan bermain?’ Itu adalah pertanyaan saya, karena saya ingin bermain,” jelas bintang Al-Nassr itu.
Menanggapi keraguan Mane, Van Gaal memberikan jawaban yang kurang meyakinkan baginya. “Dia menjawab, ‘Saya tahu bakatmu, kamu bagus. Namun jika kamu berlatih dengan baik, memberi kesan bagus, kamu akan bermain. Tapi kami punya pemain lain yang juga bagus’,” kata Mane menirukan jawaban Van Gaal.
Faktor Kematangan dan Konsistensi
Penjelasan Van Gaal rupanya tidak sepenuhnya meyakinkan Mane. Ia merasa bahwa pada saat itu, ia masih belum mencapai level yang diinginkannya dan membutuhkan jaminan waktu bermain serta bimbingan yang lebih pasti untuk perkembangannya.
“Saya tidak yakin dengan penjelasannya. Pada saat itu, saya belum siap, bisa saya katakan. Saya masih muda,” ujar Mane. Ia mengakui bahwa saat itu ia masih membutuhkan seseorang untuk membantunya lebih jauh, serta satu atau dua tahun lagi untuk mencapai performa terbaiknya. “Saya masih di Southampton; saya tidak konsisten. Lalu kami memutuskan, ‘Oke, kita lihat saja’,” tuturnya.
Keputusan Mane untuk menolak pinangan Setan Merah pada akhirnya berbuah manis ketika ia kemudian memilih bergabung dengan Liverpool. Di Anfield, Mane menjelma menjadi salah satu penyerang paling mematikan di Liga Primer dan memenangkan berbagai gelar, termasuk Liga Champions dan Liga Primer Inggris. Sementara itu, Manchester United memang merekrut Anthony Martial dari AS Monaco setelah gagal mendapatkan jasa Sadio Mane.
(SA/GN)
sumber : www.goal.com
Leave a comment