PSG Serius Pindah Kandang, Bidik Stadion Baru Berkapasitas Raksasa
Klub raksasa Ligue 1, Paris Saint-Germain (PSG), semakin bertekad untuk meninggalkan stadion kebanggaan mereka, Parc des Princes. Klub merasa stadion tersebut sudah tidak lagi memadai untuk ambisi olahraga dan ekonomi mereka. PSG kini aktif menjajaki langkah-langkah menuju pembangunan stadion baru di kawasan Paris.
Akhir Pembicaraan Panjang
Keputusan ini diambil setelah serangkaian pembicaraan panjang yang berujung kegagalan selama beberapa tahun dengan Balai Kota Paris. Pembicaraan tersebut berfokus pada pembelian dan perluasan stadion bersejarah Parc des Princes. PSG akhirnya menghentikan diskusi pada tahun 2022 dan sejak saat itu menyatakan keinginan untuk mencari lokasi lain.
Pada Juni lalu, PSG memilih kota Massy dan Poissy, keduanya berada di wilayah Paris, untuk studi kelayakan mendalam. Tujuan utamanya adalah membangun stadion baru yang lebih besar dan modern. Hal ini krusial untuk menopang ambisi olahraga dan ekonomi klub di masa depan.
Kapasitas Impian dan Kepemilikan
Stadion baru yang diidamkan PSG akan memiliki kapasitas antara 60.000 hingga 90.000 kursi, dengan 80.000 kursi sebagai skenario pilihan. Angka ini jauh lebih besar dibandingkan Parc des Princes yang saat ini hanya berkapasitas 48.000 kursi.
Salah satu poin krusial bagi PSG adalah kepemilikan. Saat ini, klub berstatus penyewa di Parc des Princes. Namun, PSG bersikukuh untuk memiliki stadionnya sendiri demi kontrol penuh atas operasional dan potensi pengembangan bisnis.
Poissy sudah menjadi lokasi pusat pelatihan PSG, yang bisa menjadi keuntungan logistik. Sementara itu, Massy disebut lebih mudah diakses dengan transportasi umum, menawarkan kemudahan bagi para suporter. Klub berencana mengambil keputusan akhir mengenai lokasi pada musim gugur 2026.
Strategi dan Tantangan Finansial
Beberapa pihak melihat pilihan Poissy atau Massy sebagai strategi PSG untuk menghadirkan alternatif kredibel. Langkah ini mungkin bertujuan untuk pada akhirnya mengamankan akuisisi Parc des Princes. Namun, perlu dicatat bahwa PSG masih terikat kontrak jangka panjang dengan balai kota yang berlaku hingga tahun 2043.
Pembangunan stadion baru diperkirakan akan menelan biaya hampir $1,4 miliar. Tahun 2035 disebut-sebut sebagai tanggal penyelesaian yang mungkin untuk proyek ambisius ini. Jika terwujud, stadion baru ini akan menjadi fondasi penting bagi PSG untuk terus bersaing di level tertinggi sepak bola Eropa dan dunia, baik dari segi prestasi maupun pendapatan klub.
(SA/GN)
sumber : www.sportsbusinessjournal.com
Leave a comment