Dortmund Babak Belur Dihajar Manchester City, Nico Schlotterbeck Akui Tim Tak Cukup Baik
Borussia Dortmund harus menelan pil pahit setelah dibantai Manchester City dengan skor telak 4-1. Bek Die Borussen, Nico Schlotterbeck, tidak menyembunyikan kekecewaannya dan mengakui bahwa timnya memang tidak tampil cukup baik di hadapan tim tuan rumah.
Reaksi Schlotterbeck Usai Kekalahan Telak
Berbicara kepada DAZN, Schlotterbeck memberikan pandangannya tentang pertandingan yang membuat Dortmund pulang dengan kekalahan telak.
“Kami bermain bagus selama 15 menit pertama, lalu kami membiarkan City mengontrol permainan selama 20 menit. Mereka praktis mendominasi kami pada waktu-waktu tertentu. Kami pantas kalah karena kami memang tidak cukup baik.”
Kemudian, di area mixed zone, Schlotterbeck menambahkan bahwa City menunjukkan superioritasnya di lapangan.
“Manchester City adalah tim yang jauh lebih baik hari ini. Meskipun ada beberapa pertanda menjanjikan dari Dortmund di fase pembukaan, setelah itu, kami jatuh ke dalam kemacetan yang membuat kami benar-benar menyerahkan pertandingan kepada mereka, hampir sampai jeda babak pertama.”
“Dan kemudian kami tidak cukup baik dalam bertahan hari ini. Pada akhirnya, Anda kebobolan empat gol, dan itu terlalu banyak untuk bisa membawa pulang sesuatu dari sini.”
Lini Pertahanan Dortmund yang Pasif
Tiga dari empat gol City, termasuk dua gol Phil Foden dan gol telat Rayan Cherki, menunjukkan kurangnya agresivitas dari para bek Dortmund yang jarang mencoba untuk mendekati pemain City atau melakukan tekel. Mengenai ketidakmampuan mereka untuk lebih proaktif dalam bertahan, Schlotterbeck menjelaskan:
“Kami terlalu lambat dalam melakukan cover, dan kemudian dia (pemain City) menempatkan bola dengan sempurna ke sudut, dan gol kedua pun terjadi dengan cara yang sama persis. Di level seperti ini, banyak hal akan dihukum, dan itulah yang terjadi. Itulah mengapa ini terasa semakin pahit ketika Anda tahu betapa bagusnya para pemain ini.”
Salah satu strategi defensif BVB adalah melakukan man-marking terhadap Erling Haaland dengan menugaskan Schlotterbeck. Namun, rencana ini tidak berjalan sesuai harapan. Tidak hanya Haaland berhasil mencetak gol, tetapi strategi ini juga menyebabkan kurangnya perhatian pada pemain lain seperti Phil Foden dan Tijani Reijnders, yang tidak mampu dibendung oleh Dortmund.
Kekalahan ini menjadi sinyal keras bagi Borussia Dortmund bahwa mereka harus segera berbenah, terutama di lini pertahanan, jika ingin bersaing di level tertinggi. Performa yang tidak konsisten dan rapuhnya pertahanan menjadi pekerjaan rumah besar bagi tim pelatih untuk pertandingan selanjutnya.
(SA/GN)
sumber : www.getfootballnewsgermany.com
Leave a comment