Cristiano Ronaldo Dipulangkan dari Timnas Portugal Usai Kartu Merah Kontroversial
Megabintang Cristiano Ronaldo harus meninggalkan pemusatan latihan tim nasional Portugal lebih awal. Keputusan ini diambil menjelang laga penting Selecao das Quinas melawan Armenia, menyusul insiden kartu merah yang ia terima pada pertandingan sebelumnya.
Insiden di Lapangan Irlandia
Ronaldo, yang kini berusia 40 tahun, menunjukkan performa yang mengecewakan saat Portugal takluk 2-0 dari Irlandia pekan lalu. Dalam laga yang berlangsung di Stadion Aviva, dua gol dari Troy Parrott memastikan kemenangan besar bagi Boys In Green.
Frustrasi Ronaldo mencapai puncaknya ketika ia diusir keluar lapangan pada menit ke-60 setelah kedapatan menyikut bek lawan, Dara O’Shea. Insiden ini menandai kartu merah pertama bagi striker Al-Nassr tersebut di pentas internasional, menambah catatan buruk di malam yang seharusnya menjadi ajang unjuk gigi.
Janji “Anak Baik” yang Tak Terpenuhi
Ironisnya, sebelum kekalahan dari Irlandia, Ronaldo sempat mengungkapkan janjinya untuk bersikap baik sekembalinya ke negara tersebut. Ia menyatakan:
“Saya sangat menyukai para penggemar di sini. Dukungan yang mereka berikan kepada tim nasional mereka sangat menyenangkan. Bagi saya, senang bisa bermain di sini lagi, saya harap mereka tidak terlalu mencemooh saya besok – saya bersumpah saya akan berusaha menjadi anak baik.”
Namun, janji tersebut tampaknya sulit ditepati, mengingat insiden di lapangan yang berujung pada pengusiran dirinya.
Dampak Larangan Bermain
Akibat kartu merah langsung di kancah internasional, Ronaldo otomatis diskors untuk dua pertandingan. Ini berarti ia tidak dapat tampil pada laga melawan Armenia. Lebih lanjut, larangan dua pertandingan juga akan membuat Ronaldo absen di pertandingan pembuka Portugal dalam kualifikasi Piala Dunia 2026, seandainya Selecao berhasil lolos langsung ke putaran final tanpa melalui babak play-off.
Konteks dan Masa Depan Tim
Pemulangan Cristiano Ronaldo dan larangan bermain dua pertandingan ini tentu menjadi pukulan telak bagi tim nasional Portugal. Absennya sang kapten sekaligus mesin gol mereka akan sangat terasa, terutama di awal perjalanan menuju Piala Dunia 2026. Situasi ini juga menimbulkan pertanyaan tentang peran dan manajemen emosi veteran seperti Ronaldo di tim nasional di masa mendatang, serta bagaimana Portugal akan mengatasi ketiadaannya dalam pertandingan penting.
(SA/GN)
sumber : www.goal.com
Leave a comment