Berikut adalah artikel yang ditulis ulang untuk garisfinish.com:
Dayot Upamecano Bidik Status Bek Terbaik Dunia, Tapi Urusan Gol Bukan Prioritas
Bek tengah andalan Bayern Munich, Dayot Upamecano, memiliki ambisi besar untuk diakui sebagai salah satu bek terbaik di dunia. Target tinggi ini menjadi motivasinya dalam setiap pertandingan dan sesi latihan.
Memahami Peran Bek Modern
Pemain internasional Prancis ini menyadari bahwa untuk mencapai status tersebut, ia harus menampilkan permainan yang lengkap. Ini termasuk, menurut pemahamannya, sesekali menyumbangkan gol, terutama mengingat dominasinya dalam duel udara yang kerap menjadi ancaman di kotak penalti lawan.
Namun, bagi para penggemar yang berharap melihat Upamecano tiba-tiba menjadi mesin gol, sebaiknya jangan terlalu berharap.
Prioritas di Lapangan
Dalam wawancaranya dengan L’Equipe, seperti yang dikutip oleh @iMiaSanMia, Upamecano menjelaskan pandangannya sambil tertawa. “Itu memang tujuan saya. Namun, ketika Anda bermain bersama Harry Kane, mencetak gol bukanlah sesuatu yang terlalu Anda pikirkan,” ujarnya.
“Secara pribadi, saya lebih memilih mengakhiri pertandingan tanpa kebobolan satu gol pun daripada mencetak satu gol. Tapi saya tahu bahwa mencetak gol adalah kekurangan saya, dengan catatan lima gol dalam 167 pertandingan bersama Bayern.”
Pernyataan Upamecano ini cukup masuk akal. Dengan keberadaan striker kaliber seperti Harry Kane yang bertugas utama mencetak gol, fokus utama seorang bek tengah memang seharusnya pada pertahanan. Upamecano, bersama rekan-rekannya di lini belakang, diharapkan mampu menjaga gawang Manuel Neuer tetap aman dari kebobolan.
Prioritas utamanya adalah membangun tembok kokoh di pertahanan, membiarkan para penyerang melakukan tugas mereka di lini depan. Dengan demikian, ambisi Upamecano untuk menjadi bek terbaik dunia tampaknya lebih condong pada kemampuan defensifnya yang superior daripada produktivitas gol.
(SA/GN)
sumber : www.bavarianfootballworks.com
Leave a comment