Babak pertama yang buruk, kemudian babak kedua yang gemilang. Itulah ringkasan singkat perjalanan Bayern Munich yang menampilkan kebangkitan luar biasa di babak kedua, membuat Arsenal terdiam dan memulihkan diri setelah laga mendebarkan di UEFA Women’s Champions League yang digelar di Allianz Arena.
Klub asal Inggris itu sempat memimpin 2-0 di awal pertandingan. Namun, Bayern membalas dengan gaya, menuntaskan kemenangan 3-2 atas tim tamu. Kemenangan ini juga sekaligus mengaktifkan kembali ‘agenda’ Bundesliga mereka dengan semangat baru.
Berikut adalah empat poin penting yang bisa diambil dari tontonan sepak bola yang brilian dan menghibur ini.
Awal yang Goyah untuk Bayern
Pelatih kepala Bayern, José Barcala, sebelumnya menjanjikan pendekatan berbeda melawan Arsenal. Namun, selama 45 menit pertama, tampaknya pendekatan itu justru salah. Tim bermain terlalu takut, terlalu keras kepala. The Gunners mendapatkan waktu dan ruang untuk membangun serangan mereka, sementara lini belakang Bayern berulang kali melakukan kesalahan.
Bukan berarti Arsenal secara konsisten agresif, tetapi Bayern terlalu lambat dalam membangun pertahanan dan cenderung mengundang tantangan, sehingga para pemain belakang mereka sering kesulitan. Momen terburuk terjadi menjelang gol kedua Arsenal. Bayern bahkan tidak bisa keluar dari kotak penalti mereka sendiri sebelum umpan yang salah justru berakhir di kaki penyerang Arsenal, dan beberapa detik kemudian, bola sudah bersarang di gawang.
Barcala Mengubah Segala Hal, Arsenal Tak Berdaya
Namun, pujian pantas diberikan kepada Barcala. Apa pun yang ia sampaikan saat jeda babak pertama benar-benar berhasil. Perubahan yang ia lakukan di awal babak kedua, dua di antaranya adalah pemain yang kemudian mencetak gol, memastikan Arsenal tidak pernah bisa memanfaatkan momentum mereka kembali.
Ada alasan mengapa The Gunners hanya berada di urutan keempat di WSL (Women’s Super League), dan itu mungkin ada hubungannya dengan kemampuan mereka untuk mengakhiri pertandingan. Hasil babak pertama memang positif, namun tidak sepenuhnya dominan; Arsenal kurang beruntung karena tidak unggul lebih jauh, tetapi faktanya keunggulan mereka hanya 2-0. Sementara itu, Bayern tampil luar biasa, terus melakukan setiap tantangan dan membuat kehadiran mereka terasa di setiap jengkal lapangan.
Ketika gol pertama Bayern terjadi, semuanya berubah. Saat gol kedua tercipta, gol ketiga terasa tak terhindarkan. Setelah gol ketiga, Anda akan merasa bahwa gol keempat cepat atau lambat akan datang.
Klara Bühl: Mesin Assist Bayern
Klara Bühl adalah ancaman nyata. Selalu menjadi pemain berbahaya, Bühl menjadi titik terang bagi Bayern di babak pertama dengan momen-momen serangan cemerlangnya di sisi kiri. Ia telah melakukan ini sepanjang tahun, membuat lawan terlihat kewalahan dan menyebabkan segala macam masalah di sisi sayap.
Didukung oleh gelombang energi Bavaria di babak kedua, serangan Bühl menjadi lebih sering dan tampaknya membantunya menemukan ritme terbaiknya. Umpan-umpan silang yang sesekali dilepaskan menjadi serangkaian peluang mematikan—tentu saja, tidak ada peluang tersebut yang tercipta begitu saja (khususnya ia memberikan apresiasi kepada Momoko Tanikawa atas umpan-umpan apiknya dalam transisi), meskipun Bühl memberikan sentuhan tambahan yang terbaik.
Alara, Pernille Harder, dan Glódis Perla Viggósdóttir memang mencetak gol, namun benang merah keberhasilan itu adalah Klara Bühl di sisi lapangan. Hat-trick assist di panggung besar. Sebuah penampilan yang luar biasa.
Dampak Kemenangan
Masih banyak pertandingan yang harus dilalui dalam musim ini, bahkan hanya untuk mencapai jeda musim dingin. Namun, pertandingan ini, khususnya babak kedua, telah berbuat banyak untuk menghapus kekecewaan dari kekalahan melawan Barcelona. Ini adalah tim Bayern yang patut dibanggakan. Sebuah tim yang pantas memimpin liga dan mengubah dirinya menjadi kuda hitam di UWCL. Sebuah tim yang akan membuat Anda berdecak kagum dalam pertandingan-pertandingan besar.
Jika Anda belum mengikuti perjalanan mereka, sekarang adalah waktu yang tepat untuk bergabung dan menjadi saksi kebangkitan Bayern Munich.
(SA/GN)
sumber : www.bavarianfootballworks.com
Leave a comment