Ingat Momen “Espaldinha” Cristiano Ronaldo di Derby Madrid
Setiap kali derby Madrid digelar, ketegangan selalu terasa. Pada masa Cristiano Ronaldo bersama Real Madrid, pertemuan dengan Atlético Madrid tidak berbeda, khususnya saat kedua tim sering berhadapan di Liga Champions. Mantan pemain Raúl García mengisahkan insiden terkenal “espaldinha” yang pernah terjadi.
Dalam wawancara dengan mantan gelandang Atlético Madrid, Mario Suárez, yang juga menjadi host podcast “El camino de Mario,” García menyatakan bahwa ia selalu berusaha bersikap hormat, namun ada kalanya emosi menguasai dirinya.
“Saya benci kalah. Hari itu, emosinya keluar. Saya mungkin mengatakan sesuatu seperti ‘Saya akan merobek kepalamu.’ Itu berasal dari dalam hati. Ini adalah hal yang sudah berlalu. Setiap kali saya berbicara dengannya, rasa hormat selalu ada. Apa yang terjadi di lapangan harus tetap di lapangan,” ungkap García.
Konteks “Espaldinha” Ronaldo
Persaingan panas antara kedua klub tidak pernah pudar, namun dekade 2010-an bisa dibilang sebagai era terbaik untuk pertandingan ini, karena Atlético Madrid menjadi rival yang sangat tangguh bagi Real Madrid.
Insiden yang diceritakan García terjadi dalam pertandingan La Liga musim 2010-11. Saat Real Madrid sudah memimpin 2-0, Ronaldo melakukan umpan silang dari sayap kiri, dan kiper David De Gea memukul bola tinggi ke arah Ronaldo.
Keputusan Ronaldo tidak konvensional, ia menggunakan punggungnya untuk mengoper bola kepada rekan setimnya dalam sebuah aksi yang hampir berujung pada gol oleh Sergio Ramos. Pihak García beranggapan bahwa keluhan yang ia sampaikan saat itu mungkin tidak akan sama jika skor masih 0-0.
Pertemuan ini semakin mengukuhkan rivalitas antara Real Madrid dan Atlético Madrid, serta meninggalkan kenangan yang tak terlupakan bagi para penggemar kedua tim.
(SA/GN)
sumber : worldsoccertalk.com
Leave a comment