Inter Miami Terpuruk di Kandang Sendiri, Pelatih Mascherano Meminta Perbaikan
Inter Miami mengalami hasil tak memuaskan setelah meraih lima kali imbang dari enam pertandingan yang telah dijalani. Pelatih Javier Mascherano menilai hasil imbang 2-2 melawan New York Red Bulls sebagai tanda “mengkhawatirkan” dan menyebut timnya perlu memperkuat “kekuatan batin” mereka.
Setelah menyelamatkan hasil imbang melawan Austin pada pekan lalu, Miami kembali gagal menang di kandang baru mereka. Tim ini harus mengejar ketinggalan setelah Jorge Ruvalcaba mencetak gol untuk New York di awal pertandingan.
Mateo Silvetti, pemain internasional Argentina U-20, berhasil menyamakan kedudukan dengan menanduk umpan silang Rodrigo De Paul pada masa tambahan babak pertama. Mendapatkan dukungan dari Lionel Messi, German Berterame mencetak gol pertamanya untuk Miami di babak kedua, tetapi New York menyamakan kedudukan lewat Adri Mehmeti sepuluh menit kemudian.
“Kami berharap meraih enam poin dari dua pertandingan ini, namun hanya mendapatkan dua poin sangatlah mengecewakan,” keluh Mascherano tentang performa tim di Stadion Nu yang berkapasitas 26.700 penonton.
Analisis: Inter Miami Kembali Gagal Meraih Kemenangan
Miami kini berada di posisi ketiga Wilayah Timur, tertinggal empat poin dari pemimpin klasemen, Nashville. Tim ini memiliki rekor pertahanan yang buruk, hanya lebih baik dari empat tim lainnya di divisi tersebut. Meskipun tetap tak terkalahkan dalam delapan pertandingan sejak kekalahan 3-0 pada laga pembuka melawan LAFC, hasil imbang ini berarti mereka tersisih dari Piala Champions oleh Nashville.
“Ini mengkhawatirkan,” ungkap Mascherano. “Kami memiliki ekspektasi tinggi setelah awal yang baik dan dua kemenangan di kandang akan memberikan dorongan bagi kami. Namun, ini adalah musim yang panjang dan kita harus menemukan kembali kekuatan batin untuk terus bekerja.”
Berterame Menanti Gol Pertama
Di babak kedua, New York hampir mencetak gol kedua jika tidak karena kadaluwarsanya gol Cade Cowell yang dianulir. Berterame juga mengalami situasi serupa ketika golnya dibatalkan. Tendangan bebas Messi di akhir pertandingan juga bisa dihentikan oleh kiper Ethan Horvath.
Mascherano mengarahkan fokus pada Berterame, yang telah menunggu gol pertamanya selama delapan pertandingan. “Kami paham tuntutan di klub ini. Kami harus meraih kemenangan di setiap kesempatan. Ada banyak yang harus ditingkatkan, termasuk diri saya,” ungkapnya.
Statistik Pertandingan Inter Miami vs New York Red Bulls
- Ini adalah pertemuan ke-13 antara kedua tim di musim reguler MLS dan hasil ini menjadi imbang pertama, dengan masing-masing tim sebelumnya menang enam kali.
- Setidaknya terdapat tiga gol dalam sembilan dari 13 pertemuan sebelumnya.
- Miami telah memenangkan tiga pertandingan sebelumnya, terakhir berhasil bangkit dari ketertinggalan untuk menang 5-1 melawan Austin pada Juli 2025.
- Messi menjadi pencetak gol terbanyak ketiga di liga dengan 5 gol musim ini.
- Red Bulls hanya meraih dua kemenangan dari 10 poin yang mereka kumpulkan di laga tandang musim lalu, merupakan rekor terburuk selain Atlanta United dan LA Galaxy.
Jadwal Pertandingan Selanjutnya
Miami akan menghadapi Colorado yang berada di peringkat keenam Wilayah Barat pada hari Sabtu, 18 April 2025, pukul 07:30 WIB. Sementara itu, New York Red Bulls akan menjamu Pittsburgh Riverhounds pada Rabu, 15 April 2025, pukul 06:30 WIB.
Setelah itu, Red Bulls akan mengunjungi Montreal yang hanya meraih satu kemenangan dari enam laga musim ini. Kedua tim memiliki tantangan besar di depan untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen.
(SA/GN)
sumber : www.101greatgoals.com
Leave a comment